• News

  • Sains

Mampu Menampung Air Seperti Bumi, Dua Planet Ini Berpotensi Jadi Rumah Bagi Kehidupan

Planet B dan Planet C.
slashgear.com
Planet B dan Planet C.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dua planet mirip Bumi yang hanya berjarak 12,5 tahun cahaya dari tata surya kita dapat menampung air cair di permukaannya. Planet ini diklaim berpotensi juga menjadi rumah bagi kehidupan.

Kedua planet dapat menampung air, bahkan jika para ilmuwan tidak tahu seperti apa atmosfernya. Mereka mengklaim bahwa meskipun atmosfer planet ini relatif tipis dibandingkan dengan Bumi, atau jauh lebih tebal, itu mungkin masih merupakan dunia yang layak untuk kehidupan dan air.

Mengorbit di sekitar bintang Teegarden, dunia, ini dijuluki bintang b dan c. Teegarden sendiri pertama kali terdeteksi pada Juni 2019 oleh survei CARMENES dari Observatorium Calar Alto.

Kedua planet berputar-putar di orbit yang sangat dekat dengan bintang mereka, yang berarti bahwa sisi yang sama dari setiap planet selalu menghadap bintang Teegarden. Fenomena ini dijuluki 'pasang surut', adalah fenomena yang sama yang membuat sisi dekat bulan menghadap Bumi.

Ahli astrofisika Amri Wandel dari Universitas Ibrani Yerusalem dan Universitas Lev Tal-Or Tel Aviv menghitung jenis atmosfer yang akan dibutuhkan agar planet-planet Teegarden memiliki air cair di permukaannya.

Peneliti menemukan bahwa selama planet memiliki atmosfer yang antara sepertiga dan 17 kali lebih padat dari Bumi, mungkin akan ada setidaknya satu wilayah di salah satu dari dua dunia yang dapat menampung air cair.

"Di Bumi, suhu permukaan bervariasi antara kutub dan khatulistiwa, tetapi pada tingkat yang relatif terbatas, sedangkan planet-planet yang terkunci dapat menampilkan variasi yang lebih ekstrem dari satu daerah ke daerah lainnya. Ini memberi berbagai kemungkinan atmosfer yang memungkinkan kehidupan," kata Peneliti Dr Wandel, dilansir dari laman Daily Mail, Selasa (6/7/2019).

Sebaliknya, ahli astrofisika NASA Jessie Christiansen, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan bahwa planet-planet yang terkunci secara diam-diam malah dapat menjadi penghalang bagi perkembangan kehidupan.

Untuk satu hal, dia menjelaskan, beberapa ahli berpikir bahwa memiliki siklus siang-malam adalah kunci bagi organisme hidup, sesuatu yang tidak akan dialami di dunia. Dikatakan planet seperti itu akan lebih terpapar radiasi berbahaya dari bintang inangnya.

"Terlepas dari perdebatan, bagaimanapun, dua planet yang mengorbit bintang Teegarden sangat menggoda," kata Christiansen.

Planet-planet baru lantas ini akan tetap berada di bawah pengawasan untuk beberapa waktu sementara peneliti mengeksplorasi berbagai kemungkinan.

Temuan lengkap dari penelitian ini lantas diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P