• News

  • Singkap Sejarah

Negara-negara yang Dulu Pernah Bersatu dengan Indonesia

Wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit
Computer Kids
Wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit

JAKARTA, NNC - Indonesia merupakan negara yang memiliki sejarah yang panjang, khususnya sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945. Indonesia sendiri sangat disegani negara-negara tetangga karena memiliki wilayah yang luas.

Jika ditilik, ditelusuri, atau dikerling secara saksama, sebetulnya Malaysia dan Indonesia, juga Singapura, Filipina, Kamboja, Brunei Darussalam, maupun Timor Leste,  merupakan satu rumpun Melayu dan sedarah. Masyarakat dan bangsa di negara-negara itu berasal dari keturunan yang sama.
 
Mulai dari warna kulit, wajah, bahasa, agama, dan budaya pun hampir sama. Orang dari suku Jawa atau suku Melayu misalnya, boleh dikatakan ada dan menyebar di negara-negara yang disebut di atas, khususnya di Malaysia, Singapura, dan Brunei.

Bahkan, suku Melayu di Sumatera, Kalimantan, dan Malaysia, justru lebih mirip bentuk tubuh dan wajah, agama, bahasa, serta budayanya, ketimbang suku Melayu dengan suku Ambon, Papua, atau Timor Leste.

Contohnya, wajah penyanyi Siti Nurhaliza asal Malaysia dengan gadis dari suku Melayu di Indonesia atau dengan suku Sunda, Jawa, dan sebagainya. Tentu, nyaris tak ada bedanya.

Sebaliknya, bila membandingkan orang dari Ambon atau Papua misalnya, dengan orang Indonesia dari suku Melayu, Sunda, atau Jawa. Niscaya kita bisa membedakannya meski sama-sama satu negara.

Hanya karena penjajahanlah maka suku Melayu ini terpisah. Malaysia (dari kata Melayu) yang dijajah Inggris menjadi negara Malaysia, sementara Indonesia dari berbagai suku (termasuk Ambon dan Papua) yang dijajah Belanda menjadi negara Indonesia.

Lebih daripada itu, dilihat dari sejarah politik, negara-negara tersebut juga sebenarnya pernah menjadi bagian atau pernah bersatu dengan Nusantara. Berikut ini negara-negara yang pernah menjadi bagian dari Nusantara.

1. Timor Leste
Krisis politik yang panjang dan desakan dari Pemerintah Australia menyebabkan Presiden Soeharto memutuskan untuk menyerang Timor Timur pada 1975 dan memasukkan wilayah ini menjadi provinsi ke-27.

Namun, integrasi wilayah Timor Timur tidak mendapat dukungan dari dunia. Pada 1999, Presiden BJ Habibie memutuskan untuk melakukan referendum dan dimenangkan oleh kelompok pro-kemerdekaan. Hal itu menyebabkan negeri ini lepas dan mengubah namanya menjadi Timor Leste.

2. Brunei Darussalam
Catatan dari Tiongkok dan Arab menyebutkan, pada abad ke-9 wilayah Brunei Darussalam dikuasai oleh Kerajaan Sriwijaya dan meluaskan pengaruhnya ke Kalimantan Utara.
Namun, Kerajaan Majapahit bersama Patih Gajah Mada berhasil menguasai Brunei Darussalam, terkait ambisinya untuk melaksanakan Sumpah Palapa yang ingin mempersatukan Nusantara.

3. Malaysia
Malaysia terletak di posisi strategis sehingga diperebutkan banyak kerajaan di masa lampau. Sriwijaya merupakan kerajaan nasional pertama yang ingin mengusai wilayah ini pada abad ke-8. Selain itu, Kerajaan Majapahit juga pernah menguasai wilayah ini atas perintah dari Patih Gajah Mada.

Setelah Indonesia merdeka, Presiden Soekarno juga ingin menyatukan Malaysia ke wilayahnya dan pernah membentuk Dwikora untuk mewujudkan impian tersebut.

4. Singapura
Singapura pada masa lampau bernama Temasek. Dahulu wilayah ini tidak terlalu mendapat banyak perhatian karena tidak memiliki kekayaan alam yang banyak.

Namun, Buku Negarakertagama karangan Mpu Prapanca menjelaskan bahwa Temasek pernah menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Majapahit dan menempatkan Adityawarman sebagai panglima militer di waktu itu.

5. Kamboja
Pada abad ke-7, Kerajaan Sriwijaya melakukan invasi militer ke wilayah yang sekarang bernama Kamboja. Bukti itu diperkuat dengan ditemukan prasasti di Tepi Sungai Mekong.

6. Filipina
Kerajaan Majapahit pernah menguasai wilayah Mindanau, Filipina. Patih Gajah Mada bertekad menjadikan Mindanau bagian dari wilayahnya, karena terikat Sumpah Palapa yang ingin menyatukan wilayah Nusantara kala itu.

Reporter : Thomas Koten
Editor : Y.C Kurniantoro