• News

  • Sisi Lain

Penampakan Kuntilanak Incar Mahasiswi Datang Bulan di Toilet Gedung di Bilangan Menteng

Ilustrasi toilet angker di salah satu gedung di bilangan Menteng
foto: beautyjournal
Ilustrasi toilet angker di salah satu gedung di bilangan Menteng

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Setahun sudah Wiratami menjadi petugas kebersihan di Gedung Teja Buana yang ada di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Alih-alih merasa tidak betah, Wiratami malah menjadi terbiasa dengan berbagai hal mistis yang kerap dia jumpai di tempat kerjanya.

Salah satu hal mistis yang paling sering dia jumpai adalah penampakan perempuan berambut panjang alias kuntilanak yang mengenakan pakaian merah di toilet. Tapi heran, itulah yang dia rasakan, pasalnya meski hari sudah tidak malam lagi, ternyata makhluk halus tetap gentayangan di dalam gedung.

Benar saja, suatu hari Wiratami sedang bertugas membersihkan salah satu toilet yang kerap digunakan oleh mahasiswi. Untuk diketahui, di lantai satu dan dua gedung tersebut merupakan kantor, sedangkan lantai empat, lima, dan enam digunakan untuk aktivitas belajar mengajar mahasiswa dan dosen, alias kampus.

Seperti biasa Wiratami mengelap sebuah kaca dalam toilet. Tidak ada yang aneh saat usapan pertama dan kedua saat kain pembersih menyentuh kaca, namun usapan selanjutnya yang Wiratami lihat dipantulan kaca adalah sesosok kuntilanak yang sedang duduk.

"Saya liat di kaca kuntilanaknya lagi duduk. Terus saya ngibrit (lari) turun ke bawah, ketakutan," kata Wiratami pada Netralnews, Sabtu (28/9/2019).

Tidak takut berlarut-larut, Wiratami anggap perjumpaan dengan kuntilanak hari itu hanyalah angin lalu. Tapi sialnya, dia sempat kedapatan lagi tugas untuk membersihkan toilet yang sama di hari berbeda.

Namun kali ini bukanlah kuntilanak, kedatangan Wiratami menuju toilet disambut oleh sesosok nenek yang berdiri berdiam di depan ruangan administrasi kampus.

"Ya saya hanya ucap salam aja. Lalu tetap bersihkan kamar mandi. Emang sosok nenek-nenek sering berdiri di situ," kata dia.

Saat memasuki toilet, Wiratami hanya bisa menghela napas panjang karena amat kotorlah toilet wanita yang kerap digunakan mahasiswi saat itu.

Diakui memang bukan hanya hari itu saja, sering dia menjumpai keadaan kotor tersebut, yang buat dongkol adalah sampah dari darah kotor mahasiswi yang tengah datang bulan, tidak dibersihkan, dan dibungkus rapih saat dibuang ke tempat sampah.

Tak heran memang sosok kuntilanak betah berada di toilet tersebut, karena menunggu "mangsa", yakni darah kotor dari para mahasiswi. Mulai dari situ Wiratami tidak heran dengan keberadaan kuntilanak yang kerap berdiam di toilet yang dirahasiakan lokasi lantainya.

Wiratami lantas mencoba mencari pengharum ruangan untuk disemprot ke toilet. Dia lantas meminta tolong rekan sesama petugas kebersihan untuk mengambilkan pengharum ruangan di tempat penyimpanan peralatan kebersihan. Tapi aneh, rekannya hanya diam saja, bukannya menjawab atau membantu.

Wiratami akhirnya mengambil sendiri pengharum ruangan dan ketika akan kembali ke toilet, dia malah berpapasan dengan rekannya yang tadi harusnya berada di tempat penyimpanan peralatan kebersihan.

"Lah bukannya lu tadi ada di ruangan itu," kata Wiratami.

"Orang gue baru dateng," kata rekannya yang tidak disebutkan namanya itu.

"Terus tadi siapa, mirip kaya elu?," kata Wiratami sambil keduanya keheranan.

Terheran-heran, rekannya lantas menuju ke ruangan peralatan kebersihan untuk memulai aktivitas. Alih-alih berjalan dengan mudah, rekannya malah dijahili oleh makhluk halus dengan diselengkat hingga terjatuh. Diduga Wiratami makhluk halus yang menyelengkat adalah sosok yang telah menyerupai rekannya tadi.

Di akhir wawancara, Wiratami mengaku ada banyak hal mistis lain di Gedung Tedja Buana, di setiap lantai. Sosok yang kerap dia lihat selain kuntilanak dan nenek adalah keberadaan ratu misterius di lantai tiga, namun sosok tersebut jarang nampak ketika banyak aktivitas mahasiswa.

Wiratami hanya berpesan agar para mahasiswa dapat menjaga sopan santun, perilaku, dan tutur kata saat berada di Gedung Tedja Buana. Pesan khusus juga disampaikan Wiratami kepada mahasiswi yang tengah datang bulan, untuk lebih menjaga kebersihan saat berada di toilet.

"Kalau datang bulan, kalau bisa yang bersih pakai toilet. Kan gedung ini tidak hanya yang terlihat yang memakai, jadi sama-sama menjaga," pesan dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Taat Ujianto