• News

  • Sisi Lain

Viral Penampakan di Paledang, Jejak Darah dan Air Mata Korban

Penampakan Jembatan Paledang, Bogor, di malam hari
Netralnews/Tommy
Penampakan Jembatan Paledang, Bogor, di malam hari

BOGOR, NETRALNEWS.COM -  Setiap orang yang mengenal tempat-tempat angker di kota Bogor Jawa Barat Bogor, pasti akan menyebut, salah satunya adalah terowongan kereta api atau biasa disebut jembatan Paledang.

Lokasi persisnya adalah di di jalan Paledang, sebelah masjid At-Taufiq, dekat dengan hotel dan butik Shangrila. Tempat ini berulang kali viral dan menjadi pergunjingan banyak orang.

Terowongan kereta Paledang menghubungkan kota Bogor dengan Sukabumi. Panjangnya  hanya sekitar 10 meter. Di atas terowongan merupakan Jalan Paledang yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua dan empat.

Selain dianggap angker dan mistis, sebenarnya, jalur kereta api Bogor-Surabumi ini adalah salah satu saksi bisu atau jejak sejarah masa lalu yang penuh dengan darah dan air mata korban para pekerja paksa di era abad ke-18.

Kita seringkali luput dan melupakan bahwa jalan raya atau rel kereta api yang memudahkan kita pergi dari daerah satu ke daerah lain dibuat di atas pengorbanan mereka yang dahulu menjadi pekerja rodi di era Kolonial Belanda.

Dengan demikian, jembatan Paledang menjadi angker, sebenarnya tak bisa dilepaskan dari perjalanan sejarah tersebut. Jembatan Paledang adalah "rekaman" atau jejak darah dan air mata para korban.

Selain itu, di terowongan ini juga pernah terjadi kecelakaan kereta yang menelan korban jiwa anak SMA, yakni pada tahun 2000. Sejak kejadian maut itu, di tempat itu langganan terjadi tragedi kematian akibat jatuh dari atap kereta.

Anehnya lagi, semua korban jatuh ke arah yang sama, yaitu ke arah kiri kereta (jika dari arah Stasiun Bogor).

Bila malam tiba, banyak orang tak berani melintas di sekitar jembatan karena aura di sekitar terowongan itu terasa berbeda.

Banyak masyarakat yang  pernah melihat penampakan seseorang sedang duduk di tengah rel namun setelah itu menghilang. Lain waktu, ada pula penampakan sosok hantu tubuh tanpa kelapa yang selalu menyusuri rel kereta untuk mencari kepalanya.

Kisah mistik itu diawali tahun 2000 lalu, sejumlah pelajar SMA dari Kota Sukabumi  ingin liburan ke daerah Bogor. Maka setelah pulang sekolah, dengan masih mengenakan seragam sekolah mereka pergi menggunakan kereta api tujuan Sukabumi- Bogor.

Petugas kereta api sudah memperingatkan untuk tidak naik ke atap kereta karena kereta akan melintasi jembatan penyeberagan yang sempit. Tetapi peringatan itu tidak digubris. Maka sekelompok anak SMA yang jumlahnya sekitar 20 an lebih tersebut naik ke atap kereta. Pada hari itu, kereta api melaju sangat cepat.

Dan saat-saat akan memasuki terowongan jembatan Paledang tidak disadari oleh anak-anak yang berada di atap kereta api. Maka terjadilah kecelakaan tersebut, mereka yang tidak sempat untuk melompat untuk menyelamatkan diri. Harus meregang nyawa karena terbentur dinding jembatan. Kepala mereka ada yang lepas dan tubuhnya hancur. Sebagian besar tubuh korban sudah tidak utuh lagi.
 
Tris, warga sekitar kampung Paledang mengiyakan cerita tersebut. Kecelakaan itu merupakan kejadian terbesar yang pernah terjadi di terowongan maut tersebut.

Sejak kejadian kecelakaan tersebut, banyak cerita menakutkan yang terjadi di terowongan Paledang. Berbagai cerita mistis menyebar dari mulut ke mulut, mulai dari suara jeritan minta tolong, sampai penampakkan pria tanpa kepala.Tidak jarang warga yang melintas diatas terowongan menemukan hal-hal gaib.

Nah, jika Anda berniat uji nyali, datang saja ke sana. Tepat di tengah malam. Jika Anda mendengar-dengar suara rintihan dan tangisan atau melihat sekelabat bayangan, mungkin Anda termasuk beruntung.

Editor : Taat Ujianto