• News

  • Tekno

Synology RS1219+ Bakal Segera Diluncurkan ke Tanah Air

Synology yang merupakan penyedia layanan network attached storage (NAS).
Istimewa
Synology yang merupakan penyedia layanan network attached storage (NAS).

JAKARTA, NNC - Synology yang merupakan penyedia layanan network attached storage (NAS), solusi IP surveillance, dan perlengkapan jaringan, bakal segera meluncurkan produk terbarunya ke pasa Tanah Air. Produk yang bakal dirilis ke pasar Tanah Air adalah Synology RS1219+.

Synology RS1219+ ini merupakan server penyimpanan yang bisa diatur kapasitasnya sesuai perkembangan bisnis. Disebutkan dalam siaran pers yang diterima NNC, produk ini bakal dirilis pekan depan dan Jakarta akan menjadi kota utama penjualan produk ini.

Dan untuk saat ini produk dari Synology yang cukup diminati pasar Tanah Air adalah DS918+ dan DS218j. Kedua produk itu bahkan menjadi desk model yang memiliki tingkat penjualan tertinggi di pasar Indonesia yang secara terpisah cocok untuk kalangan UKM pengguna rumahan.

Untuk diketahui, NAS merupakan layanan penyimpanan data khusus yang memungkinkan banyak pengguna dengan berbagai perangkat dapat bertukar data dari penyimpanan data terpusat.

NAS merupakan sektor kedua terbesar setelah pengawasan (surveillance) yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi didunia dalam beberapa waktu terakhir, termasuk untuk produk Synology di Indonesia.

Pada tahun 2016, Research and Markets sebuah lembaga riset pasar global mengumumkan hasil laporan Global Consumer and SMB NAS Market 2016-2020. Hasil laporan lembaga ini menyebut bahwa pasar NAS global bertumbuh 11,01 persen (CAGR) selama 2016-2020.

Pada laporan riset yang sama di tahun berikutnya disebutkan bahwa pasar NAS consumer global diperkirakan mencapai nilai US$ 8,2 miliar pada 2025, karena didorong oleh segmen pengguna rumahan dan UKM.

Faktor utama yang mendorong pertumbuhan signifikan penjualan NAS adalah bertumbuhnya permintaan global untuk sistem penyimpanan cadangan data yang efisien, kemudahan transfer data, dan sistem penyimpanan yang lebih terjangkau.

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Lince Eppang