• News

  • Tekno

Ini Game Terbaik di Ajang Bekraf Game Prime 2019

 Permainan digital Rage in Peace mendapatkan penghargaan sebagai gim terbaik (Game of The Year) dalam pameran Bekraf Game Prime (BGP) 2019 .
Istimewa
Permainan digital Rage in Peace mendapatkan penghargaan sebagai gim terbaik (Game of The Year) dalam pameran Bekraf Game Prime (BGP) 2019 .

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Permainan digital Rage in Peace mendapatkan penghargaan sebagai gim terbaik (Game of The Year) dalam pameran Bekraf Game Prime (BGP) 2019 yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta pada 13-14 Juli.

Rage in Peace, dalam pengumuman penghargaan Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Minggu, telah mengalahkan empat permainan lain yaitu "Happy Glass", "Hollywood", "Pamali", dan "She and the Light Bearer" pada kategori Game of The Year BGP 2019.

"Rage in Peace" merupakan permainan yang dikembangkan Rolly Glory Jam tentang bagaimana manusia menerima keadaan dirinya dan menerima ajal dengan baik dan benar. Gim itu juga dikemas dengan gambar yang lucu dan menarik.

Selain kategori Game of The Year, BGP 2019 juga menganugerahkan tiga kategori lain yaitu Best Booth, Citizen Choice, dan Table Top Games of the Year.

Ciayo Mart memenangkan kategori Best Booth, sedangkan kategori Citizen Choice diraih oleh gim "Jurit Malam" karya Gambir Studio.

"Terimakasih buat yang sudah percaya sama kami. Kami yakin game itu ditunggu-tunggu sama para penggemarnya. Kami kerja sama dengan Lola Zieta yang sudah punya fan base yang kuat. Kami juga berusaha memberikan konten yang bagus buat orang-orang," ujar CEO dan founder Gambir Studio, Syafiq.

Sementara, kategori Table Top Game of the Year diberikan untuk gim Jalan Jalan karya Chiveus. Boardgame tersebut berhasil mengalahkan "Circus Politicus", "A Game of Asumptions: Cenayang", dan "Bam Bam Race".

Selain memberikan penghargaan, Bekraf Game Prime 2019 juga mengadakan pertandingan "Mobile Legend" serta memamerkan aneka permainan digital karya anak bangsa yang dapat dicoba oleh para pengunjung sebagaimana dilansir dari Antara.

Editor : Widita Fembrian