• News

  • Video

Antara Fakta Geologi dan Kuntilanak

embed-youtube:https://www.youtube.com/embed/-ZY6TRmb_kc:/embed-youtube

SUKABUMI, NETRALNEWS.COM – Di Sukabumi, ada satu lokasi wisata yang memiliki keunikan tersendiri. Wisata tepatnya berada di kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Di kawasan tersebut terdapat satu pulau yang indah dengan nama Pulau Kunti. Mendengar namanya langsung muncul kesan misteri laksana "Pulau Hantu" bukan? Tapi, jangan khawatir. Pulau ini dijamin menyajikan keindahan eksotis dan bukan sebaliknya.

Konon dahulu, berdasar cerita warga setempat, para nelayan takut ke pulau ini karena saat gelombang tinggi terdengar seperti ada suara cekikikan. Maka dinamakanlah Pulau Kunti.

Faktanya, suara seperti perempuan cekikikan adalah hasil dari gelombang tinggi yang membentur batu-batuan kuno berusia jutaan tahun. Di pulau inilah jejak purba bagaimana pulau Jawa terbentuk bisa dilacak. 

Melalui proses jutaan tahun, kawasan ini terbentuk dan meninggalkan beberapa jejak geologis yang sangat menarik. Ada yang namanya lava bantal, bebatuan laksana kulit buaya, hingga gua laut yang terbentuk akibat benturan-benturan gelombang laut selatan.

Wilayah Pulau Kunti sebenarnya merupakan hasil dari tumbukan dua lempeng yang berbeda, yaitu Lempeng Eurasia (lempeng benua) yang berkomposisi granit (asam) dan Lempeng Indo-Australia (lempeng samudera) yang berkomposisi basal (basa).

Benturan kedua lempeng mengakibatkan batuan sedimen laut dalam (pelagic sediment), batuan metamorfik (batuan ubahan), dan batuan beku basa hingga ultra basa.

Karena ciri khas geologinya yang tidak ditemukan di tempat lain, menjadikan Ciletuh sebagai geopark (Taman Bumi) Nasional di Indonesia pertama.

Jangan lupa saksikan video penelusurannya, ya!

Editor : Taat Ujianto