• News

  • Wisata

Karena Ini, Anda Ingin Melancong ke Yogyakarta Walau Hanya Sekali

Tugu Yogyakarta
dok.touryogyakarta
Tugu Yogyakarta

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- "Pulang ke kotamu. Ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dulu. Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna" – sepenggal lirik lagu "Yogyakarta" karya KLA Project ini bisa menggambarkan suasana Kota Yogyakarta yang tak bisa dilupakan.

Keramahan warganya di setiap sudut jalan bisa Anda temui – apalagi ketika Anda berjalan menyusuri jalan-jalan kecil di perkampungan. Begitulah suasana Kota Yogyakarta.

Ketika Anda duduk di sudut sebuah cafe – "Terhanyut aku akan nostalgia. Saat kita sering luangkan waktu. Nikmati bersama. Suasana Jogja" – lirik ini jelas menyiratkan sebuah kenangan bagi siapa saja yang pernah melancong ke Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanto menilai, setidaknya ada enam alasan yang membuat DIY kerap dijadikan pilihan wisatawan.

"Pertama karena kondisi lingkungan, keamanan, sosial dan politik yang ada relatif stabil,” kata Aris, dilansir dari Republika.

Aris berpendapat, stabilitas lingkungan, keamanan, sosial dan politik yang ada salah satunya dikarenakan adanya sosok raja. Aris merasa, masih berdiri tegaknya posisi Sri Sultan Hamengku Buwono maupun Sri Paduka Paku Alam turut menjaga stabilitas tersebut.

"Di persimpangan langkahku terhenti. Ramai kaki lima. Menjajakan sajian khas berselera. Orang duduk bersila. Musisi jalanan mulai beraksi" – Kota Yogyakarta memang menyimpan segudang keunikan atau kekhasan sebagai kota wisata dan budaya.

Bahkan, keunikan atau kekhasan menyebar di seluruh kabupaten/kota yang ada dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo sampai Kabupaten Gunungkidul.

"Lalu, biaya hidup di Daerah Istimewa Yogyakarta terbilang murah, jika dibandingkan kota-kota wisata lain seperti Bali misalnya, Daerah Istimewa Yogyakarta jauh lebih murah,” tambah Aris.

Selain itu, destinasi-destinasi wisata yang ada di Dearah Istimewa Yogyakarta beragam mulai wisata budaya, wisata seni maupun wisata alam. Hal ini juga didukung oleh jarak ke lokasi wisata yang tidaklah terlalu jauh.

"Namun kotamu hadirkan senyummu abadi. Ijinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi. Bila hati mulai sepi tanpa terobati" – Ya, keramahan masyarakat Kota Yogya sudah sangat terkenal dan inilah yang menjadikannya nilai tambah bagi wisatawan untuk mengunjungi Yogyakarta.

Tak hanya soal keramahan masyarakatnya, Yogyakarta memiliki Jalan Malioboro, Keraton, Pantai Parangtritis, Gunung Merapi, hingga Candi Prambanan. Ada juga wisata kuliner, museum, gedung-gedung tua, dan belanja produk-produk budaya lokal yang telah mendunia.

Tidak hanya wisatawan domestik,wisatawan mancanegara pun menjadikan kota Yogyakarta sebagai destinasi wisata utama mereka.

Yogyakarta merupakan kota yang plural dan masyarakatnya menjunjung tinggi adat istiadat peninggalan leluhur.Yogyakarta merupakan kota yang ikonik dan akan memberikan kesan tersendiri bagi orang yang pernah berkunjung ke kota ini.

So, jika Anda ingin pergi berlibur dan mencoba menghilangkan kejenuhan – coba sekali waktu putar lagu “Yogyakarta” Kla Project – lalu tulislah di agenda Anda pada urutan pertama kota tujuan wisata Anda – Yogyakarta.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya