• News

  • Wisata

Menikmati Pelangi di Danau Ranau

Keindahan Danau Ranau, di Sumatera Selatan.
Native
Keindahan Danau Ranau, di Sumatera Selatan.

OKU SELATAN, NETRALNEWS.COM – Pernahkah Anda melihat pelangi di atas danau dan berfoto dengan latar belakang danau indah? Menemukan ikan lalu lalang di permukaan?

Silakan datang ke Danau Ranau, di kawasan Oku Selatan, Palembang, Sumatera Selatan. Di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Dimana, hadir sebuah keindahan yang tidak kalah menariknya dari danau toba dan juga danau linting.

Di sini bukan hanya para pengunjung bisa melihat pelangi, tapi bermain-main dengan percikan air melalui permainan jetski air. Bahkan, Anda dengan bebas kebut-kebutan di atas danau dengan jetski dan meliuk-liukan badan mengikuti irama air dan deru suara mesin jetski.

Keindahan utama yang bisa dilihat langsung saat datang ke tempat ini adalah air danaunya yang berwarna biru. Kejernihannya memang mampu menggoda siapa saja yang datang untuk langsung masuk ke dalam air. Selain itu, sobat native juga akan disuguhkan dengan keindahan panorama alamnya yang spektakuler.

Cobalah lihat ke sebelah timur, bisa melihat kemegahan gunung seminung. Perpaduan antara gunung dan danau akan terasa saat cuaca sangat cerah. Sungguh elegan dan menawan hati. Inilah dia momen yang tidak boleh sama sekali di lewatkan. Karena, ada pula momen munculnya pelangi yang menambah keindahan panorama alam ini.

Selain bisa bermain jetski, di sini juga merupakan surganya bagi para pemancing lantaran di dalam danau hidup berbagai macam jenis ikan yang bisa ditangkap dan di santap. Oleh karena itu, tak heran bila kebanyakan mata pencaharian warga sekitar adalah nelayan.

Bermain jetski di <a href=Danau Ranau" width="479" height="359" />

Ikan-ikan yang bisa di temui di kawasan ini adalah ikan mujahir, arogan kepirat, dan semah. Biasanya para nelayan ini akan menjual ikan hasil tangkapannya ke restoran yang tidak jauh dari danau. Namun, tak perlu khawatir jika Anda ingin cepat menyantap hidangan ikan dari danau ini. Di sekitar Danau Ranau banyak restoran yang menjajakan menu khas Sumatera Selatan.

Untuk mencapai Danau Ranau, Anda bisa mengambil rute dari bandara di Palembang dan perlu waktu sekitar 8 jam jalan darat. Kadang sedikit menemui jalan kurang bagus, tapi secara keseluruhan, perjalanan sudah beraspalbagus.

Dilansiar dari laman sabahatnative, disebutkan luas dari danau ranau sendiri adalah 125 km persegi dan memiliki kedalam kurang lebih 229 meter.  Danau ini memang seperti air laut di pantai yang mempunyai ombak cukup tenang. Oleh karena itu sangat ramah digunakan sebagai tempat berenang. Bagi yang tidak ingin berisiko, pihak pengelola sudah membangun sebuah waterpark di kawasan ini.

Akhir pekan lalu, sebanyak 279 pesepeda dari dalam dan luar negeri turut ambil bagian dalam  Kegiatan Sriwijaya Ranau Gran Fondo 201. Ajang yang baru pertama kali diadakan ini diikuti 276 pesepeda dalam negeri, dan tiga  peserta dari Malaysia, Brunei dan Singapura.

Sedangkan rute yang akan dilewati meliputi Banding Agung - Simpang Sender- Buay Rawan- Muara Dua - Buay Rawan- Simpang Sender- Vila PUSRI Menyusuri pinggiran Danau Ranau kembali ke Banding Agung. Total rute sekitar 115 KM dengan lama tempuh 5-6 jam.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan para peserta nyusuri pinggiran Danau Ranau kembali ke Banding Agung dan total rute sekitar 115 KM dengan lama tempuh 5-6 jam.

“Kami ingin even ini diadakan tiap tahun secara kontinyu. Apalagi infrastruktur dari kota Palembang sudah dibenahi sehingga jalan menuju ke sini sudah semakin mudah,” ujar Herman Deru, saat pembukaan Sriwijaya Ranau Gran Fondo, Sabtu (9/11/2019).
Ia berharap nantinya even ini menjadi  kelas dunia dan sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata Danau Ranau ke mancanegara. “Bahkan kami sudah minta akses menuju ke sini semakin terbuka dengan akan dibangunnya bandara Danau Ranau,” tandas Herman Deru.

Menurutnya, event Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019 ini sudah diakui oleh nasional bahkan internasional. Bahkan, optimis dengan adanya event ini Danau Ranau dapat segera menjadi salah satu destinasi wisata andalan nasional ke depannya.
 


“Sekarang Ranau Fondo ini sudah diakui nasional bahkan internasional sehingga kedepan keindahan Danau Ranau dan masyarakatnya semakin dikenal luas,” jelasnya.


Pihaknya meminta kepada pemerintah daerah untuk selalu mendukung acara ini bukan sebatas penyelenggara saja. Tetapi event seperti ini juga harus memahai dampaknya bagi perekonomian daerah.

“Sekarang Ranau Gran Fondo ini sudah diakui nasional bahkan internasional. Tanpa semua pihak aspek terutama keamanan dan kenyamanan dari masyarakat, juga TNI dan Polri tentu tidak akan bisa. Makanya ini harus didukung semua pihak. Karena Butuh untuk mengamankan dan melakukan pengawasan ini butuh energi,” tandas Herman Deru.

Gubernur juga berharap, Kabupaten OKU Selatan akan selalu mendukung acara ini bukan sebatas penyelenggara saja. Tapi lebih dari Kabupaten ini juga harus paham betul dampak event ini pada perekonomian daerah. 



Sementara di tempat yang sama Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kemenparekraf, Dadang Rizki Ratman, menjelaskan Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019 merupakan kompetisi bersepeda jarak jauh dan mendaki bertaraf Internasional di sekitaran Danau Ranau. 

Danau Ranau tercatat sebagai danau terbesar kedua di Sumatera setelah Danau Toba.

 

Editor : Sulha Handayani