Netral English Netral Mandarin
17:42wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Ngabalin: Apa yang Salah dari Pernyataan Jokowi Soal Bipang?

Senin, 10-Mei-2021 00:01

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin
Foto : Ksp.goid
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin merasa heran dengan pihak-pihak yang mempersoalkan pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempromosikan kuliner babi panggang (Bipang) Ambawang.

"Apa yang salah dari pernyataan JOKOWI soal Bi-Pang? bukankah beliau bapak dari seluruh suku dan agama di negeri ini," tulis Ngabalin di akun Twitternya, Sabtu (8/5/2021).

"Semua punya makanan khas yang bermacam-bermacam, kalau beliau memperkenalkan makanan khas tertentu kenapa nggak boleh?" sambung @AliNgabalinNew.

Ngabalin menyebut, jika pernyataan Jokowi itu dipersoalkan dalam konteks oleh-oleh mudik Lebaran, maka yang mudik dan membeli oleh-oleh saat Lebaran bukan saja umat Muslim.

"Apa karena soal mudik lebaran? ART saya seorang nasrani mudik juga tuh," kata @AliNgabalinNew.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengajak masyarakat membeli kuliner Nusantara secara online di tengah larangan mudik Lebaran 2021. Salah satu yang dipromosikan Jokowi adalah Bipang Ambawang, kuliner khas Kalimantan Barat.

"Bapak/Ibu dan Saudara-saudara sekalian, sebentar lagi Lebaran. Namun, karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama," kata Jokowi dalam video peringatan Hari Bangga Buatan Indonesia yang diunggah di akun YouTube Kementerian Perdagangan pada (5/5/2021).

"Nah, untuk Bapak/Ibu dan Saudara- saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang Ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya, tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ujar Presiden.

Gara-gara pernyataan itu, banyak pihak melontarkan kritik hingga menyindir Presiden Jokowi. Pasalnya, mereka menilai mempromosikan bipang sebagai oleh-oleh mudik saat Lebaran merupakan sesuatu yang salah, karena daging babi adalah makanan yang diharamkan dalam Islam.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli