Netral English Netral Mandarin
07:06wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Ngaku Tak Sabar Tunggu Jawaban Warkop DKI, Manajemen Warkopi: Trabas Aja, Kaya Digantungin Cewek

Jumat, 08-Oktober-2021 09:45

Warkopi menunggu jawaban Warkop DKI.
Foto : Instagram Warkopi.
Warkopi menunggu jawaban Warkop DKI.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Humas Manajemen Patria TV Aly Julys angkat bicara terkait polemik Warkopi dengan Warkop DKI. Dia ketahui, apabila Warkopi yang ada dalam naungannya dilanjutkan, akan ada sanksi kurungan 4 tahun dan denda sejumlah uang miliaran.

Aly lantas membuat analogi, ada seseorang yang berada di kampung, ingin ke Pondok Indah Mall (PIM). Orang kampung itu kemudian berkontak dengan orang yang tahu lokasi PIM, bagaimana caranya ingin sampai PIM untuk membeli sesuatu.

“Jawabannya, bentar ya, tunggu. Di situ (Warkopi) belum tampil (di TV). Kok lama nggak bales-bales (pihak Warkop DKI), jadi mencoba kontak lagi, bagaimana? Jawabannya, tunggu ya. Di situ belum tampil juga (di TV),” terang Aly, dikutip dari percakapan di Youtube VDVC talk, Jumat (8/10/2021). 

Aly mengaku saat itu sudah memiliki konten Warkopi dan mengirimkan hasil video ke pihak Warkop DKI. Jawaban yang diterima, pihak Warkopi diminta bersabar. 

“Oke, tunggu, sabar ya. Padahal pengen banget beli itu (analogi ingin ke PIM), jadi trabas aja. Kaya digantungin cewek,” ujar Aly mencairkan suasana.

Aly akui, mungkin bila pihaknya bersabar maka tidak akan terjadi kegaduhan. Tetapi bila menunggu terus menerus, pihaknya juga tidak tahu sampai kapan harus menerima jawaban yang pasti. 

Polemik mulai muncul saat Komedian Indro Warkop muncul ke publik dan mengetahui ada banyak video Warkopi dan tidak ada pihak Warkopi yang menghubunginya. Pihak Aly mengaku kaget disebut tidak menghubungi, padahal pihaknya sudah berupaya menghubungi orang terdekat dari Indro dan dilempar ke contact person Indro. 

Kontak itu sudah dilakukan pada pertengahan Agustus 2021, yakni pada tanggal 14-15, tetapi tidak ada tanggapan. Setelah Indro sempat bersuara di publik, manajemen dan Warkopi kemudian menyusul melakukan konferensi pers dengan agenda minta maaf. 

“Minta maaf karena sudah buat ricuh dan sudah publish sebelum kantungi izin, jadi minta maaf. Tapi ada klarifikasi, maaf kita sudah hubungi Om Indro karena kita disebut tidak ada etika. Kami coba luruskan, kita sudah coba kontrak, tapi responnya tidak cukup jelas,” terang Aly. 

Saat ini Aly tegaskan sudah tidak ada lagi sebutan Warkopi bagi Alvin, Alfred dan Sepriadi. Seperti diketahui, tiga pemuda itu awalnya disebut mirip Mendiang Dono, Mendiang Kasino dan Indro. Tidak menggunakan kata Warkopi, saat ini mereka dipanggil dengan sebutan nama saja. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani