Netral English Netral Mandarin
00:26wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Ngeri! Lihat Hantu Perempuan Berbaju Merah Gendong Bayi, Atlet Kabur dari Mes Atlet

Rabu, 23-Juni-2021 14:50

Gedung Rusun Adiarsa, Karawang
Foto : Pikiran Rakyat
Gedung Rusun Adiarsa, Karawang
20

KARAWANG, NETRALNEWS.COM - Proses suatu tempat atau lokasi kemudian mendapat julukan “angker” atau menjadi kerajaan jin, sarang hantu, dan lain-lain ternyata membutuhkan beberapa tahap.

Tahap pertama adanya pengakuan seseorang yang pernah melihat penampakan gaib. Cerita itu kemudian diviralkan baik dari mulut ke mulut, bahkan bisa terus bersambung dari generasi ke generasi berikutnya. 

Di wilayah Karawang, Jawa Barat, ada lokasi yang hingga kini dipercaya menjadi tempat tinggal hantu perempuan berbaju merah dan menggendong anak. Ngeri sekali.

Lokasinya pasti sudah tidak asing bagi penggemar kisah misteri yakni di Rumah Susun Adiarsa. Rusun ini terletak di daerah Adiarsa Barat Kabupaten Karawang. 

Jika dilihat-lihat, Rusun Adiarsa merupakan rusun yang masih layak huni dibandingkan dengan tempat-tempat angker pada biasanya. 

Namun menurut pengakuan akun boeloex87 pada 20 Juli 2020 silam, Kaskuser ini membenarkan akan cerita misteri di lokasi itu. Kebetulan ia tinggal tak jauh dari bangunan itu.

Dari pengakuannya pula diketahui bahwa mulanya gedung itu pernah digunakan sebagai mes atlet. Diduga kuat di  tempat ini muncul penampakan hantu perempuan berbaju merah menggendong bayi yang membuat atlet tak mau mendiami gedung. 

Sejak itu kisah beredar dan semakin membuat stigma bahwa gedung itu sangat angker.  

“Ane tinggal 100meter dari rusun itu, tinggal daerah situ sejak lahir dan waktu itu masih bangunan rumah sakit umum karawang jadi memang bukan rumor," kata Boloex87, seperti dikutip NNC, Rabu 23 Juni 2021. 

“Tetapi untuk beberapa case macam bekas kamar mayat itu tidak benar. Karena sebelum dibangun, semua bangunan RS diratakan. Dan letaknya kamar mayat juga tidak persis di rusun itu. Sampai saat ini untuk GOR-nya sendiri masih ramai orang pakai main basket dan jogging juga banyak penjual makanan,” imbuhnya. 

“Tapi untuk rusunnya saat ini memang terbengkalai. Rusun dan GOR itu dibangun tahun 2007 saat ada Pekan olahraga provinsi. Peruntukan rusun tadinya untuk mess atlit yang bertanding tapi entah kenapa banyak yang tidak betah dan memilih tinggal di hotel karena katanya mereka kabur karena sering diganggu sosok wanita berbaju merah,” papar Boloex87.

“Yang bikin angker sebenernya saat pengosongan RS itu banyak orang datang ke situ untuk melakukan pemujaan atau minta nomor togel dan persis di seberang rusun ada pemakaman umum warga sekitar dan pemakaman untuk orang yang mati tanpa keluarga dan identitas yang awalnya disimpan di kamar mayat RS,” sambung Boloex87.

“Walaupun demikian bagian dasar dari rusun itu masih dipakai warga sekitar untuk PAUD dan menjemur pakaian. Kalo emang ada yg mau uji nyali disitu ada satu orang yang nungguin rusun itu dan bisa izin sama beliau buat ditemanin yaitu Kang Tatang (om Ane) dan yang ngajar PAUD disitu istrinya Kang Tatang,” pungkas Boloex87.

Untuk diketahui, bangunan rumah susun Adiarsa berwarna hijau. Sayangnya, rumah susun ini dibiarkan kosong sehingga dicap oleh warga setempat sebagai tempat angker di Karawang.

Kondisi bangunan Rumah Susun Adiarsa ini sangat memprihatinkan. Selain kosong dan tak berpenghuni, aset pendukung bangunannya juga dicuri oleh maling. 

Instalasi air, instalasi listrik, toilet, sampai daun pintu raib karena dicuri maling. Meskipun malingnya telah tertangkap, tetapi tak ada inisiatif untuk membenahi bangunan tersebut.

Hingga kini, cerita-cerita mistis yang beredar membuat rusun semakin sulit laku. Padahal harga sewa rusun ini sangat murah, berkisar dari di harga 250 ribu rupiah per bulan. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati