Netral English Netral Mandarin
18:09wib
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa bahwa hukum penggunaan aset kripto. Kebijakan satu harga minyak goreng dengan harga setara Rp 14.000 per liter mulai berlaku di sejumlah minimarket pada Rabu.
Nono Sampono: Pembangunan Ibu Kota Negara Baru Harus Memperhatikan Kearifan Lokal

Selasa, 30-November-2021 21:18

Wakil Ketua DPD Nono Sampono
Foto : Gapuranewa
Wakil Ketua DPD Nono Sampono
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua DPD Nono Sampono menyebut, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, harus memperhatikan kearifan lokal, sehingga aspirasi masyarakat harus diakomodir dalam pembangunan Ibu Kota Negara baru.

Hal tersebut diungkapkan Sampono dalam kunjungan kerja bersama Komite I DPD di Kalimantan Timur, Senin (29/11/2021).

Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut, 25 anggota DPD RI, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud, Dirjen Tata Ruang-Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Perwakilan BPK.

"Masyarakat Kalimantan Timur harus ikut andil dan menjadi tenaga-tenaga profesional.” kata Nono Sampono, dikutip dari laman DPD RI, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, perlu ada strategi besar dalam pembangunan masyarakat di provinsi tersebut. Dirinya mengakui, saat ini sumber daya untuk pembangunan masyarakat masih terbatas.

Sehingga, lanjutnya, harus ada prioritas, inovasi dan kreativitas untuk mengembangkan sumber daya masyarakat lokal.

Oleh karena itu, Nono Sampono meminta pemerintah mengakomodasi masyarakat lokal Kalimantan Timur agar tidak terpinggirkan. 

"Harus ada komunikasi lebih lanjut, antara pemerintah melalui kementerian terkait sehingga saat fasilitas IKN dibangun, kualitas SDM juga harus ditingkatkan," katanya.

Lebih jauh, Nono Sampono mengajak masyarakat Kalimantan Timur untuk bersama-sama mempersiapkan diri menyambut rencana pemindahan ibu kota tersebut.

Sementara itu, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud menyebut, masih ada kendala infrastruktur dalam rencana pembangunan Ibu Kota Negara baru.

Kendati demikian, lanjutnya, masyarakat setempat sangat berharap rencanapembangunan tersebut segera terwujud.

"Kami yakin IKN tidak hanya membantu perkembangan Kalimantan Timur, tapi Kalimantan secara keseluruhan,” tutup Abdul.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi