Netral English Netral Mandarin
09:57wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Novel Bamukmin: Sepatutnya Jokowi Tobat...

Selasa, 20-Juli-2021 08:10

Foto :
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan, orang-orang yang berbuat zalim terhadap ulama yang berjuang di jalan Allah seperti Habib Rizieq Shihab (HRS), bisa langsung mendapat hukuman di dunia sebelum kembali ke akhirat.

Hal tersebut disampaikan Novel menanggapi kabar meninggalnya Nanang Gunaryanto, JPU yang menuntut HRS dalam kasus hasil tes swab di RS Ummi Bogor. Nanang meninggal dunia di RS Bethesda Yogyakarta pada Jumat (16/7/2021). Kabar duka itu dipublikasikan oleh akun Instagram Kejaksaan RI.

"Memang soal umur jelas rahasia Allah. Cuma Allah beri tuah kepada orang beriman, apalagi ulama yang berjuang di jalan Allah dengan istiqomah, maka Allah berikan derajat sampai tertinggi. Sehingga yang menzoliminya bisa langsung diberi cash dengan hukumannnya di dunia," kata Novel kepada netralnews.com, Senin (19/7/2021).

Novel menambahkan, orang yang menzalimi ulama juga mengundang murka Allah, bukan hanya bagi pribadi orang tersebut, tapi juga menimpa banyak orang di sekitarnya.

Ia menyebut pandemi Covid-19 yang belum usai dan berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia sebagai contoh murka Allah atas perbuatan zalim terhadap ulama.

"Dan tidak sampai di situ saja, dampaknya juga mengundang murka Allah bukan untuk dirinya sendiri namun menghantam semua yang ada di sekitarnya, seperti corona yang belum henti, disusul musibah bencana alam dimana-mana malah bertambah parah karena menzolimi ulama," ungkap Novel.

Terkait hal itu, Novel menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu menggelar tobat nasional dan membebaskan ulama yang saat ini dikriminalisasi agar bangsa ini dijauhkan dari murka Allah.

"Sepatutnya Jokowi tobat dan menggelar tobat nasional dengan langkah pertama membebaskan ulama yang saat ini dikriminalisasi," pungkas Novel.

 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati