Netral English Netral Mandarin
01:02wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Novel Tuding Amien Rais Telah Terpapar Komunisme

Minggu, 25-Juli-2021 14:30

Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin
Foto : istimewa
Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin terlihat geram dengan pernyataan Amien Rais yang mengatakan bahwa TNI-Polri tidak terlibat atas enam tewasnya Laskar Front Pembela Islam (FPI) di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Menurut Novel, Amien Rais telah berdusta dengan mengatakan TNI-Polri tidak ikut campur dalam peristiwa berdarah itu.

Menurut Novel ucapan mantan politisi PAN itu sangat penting dalam mengungkap peristiwa pembunuhan Laskar FPI itu mengingat dia merupakan inisiator penggerak Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) laskar FPI.

Lanjut Novel, dirinya menyodorkan dua pilihan kepada tokoh berusia 77 tahun itu.

"Amien Rais segera berikan klarifikasi kembali untuk meluruskan kejadian yang sebenarnya atau TP3 dibubarkan saja," tegas Novel Sabtu (24/7/2021).

Novel berujar saat ini Amien Rais telah terpapar tindakan berbau komunisme sehingga terkesan diam akan peristiwa penembakan enam Laskar FPI itu.

"Hanya komunis yang merelakan nyawa dan tidak ada harganya demi kepentingan politik," ujar Novel.

Sebelumnya Amien Rais sempat menyatakan bahwa secara kelembagaan Polri dan TNI tidak terlibat dalam peristiwa penembakan laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Amien menyampaikan kalimatnya itu saat peluncuran ‘Buku Putih’ tentang peristiwa kematian laskar FPI.

"Setelah membaca dengan baik, secara kelembagaan, ini penting, Polri dan TNI sama sekali tak terlibat dalam skenario dalam implementasi pelanggaran HAM berat itu," kata Amien Rais dalam peluncuran buku yang dilakukan secara virtual.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP