• News

  • Opini

APBD 10 Triliun, Anies Belum Berpihak ke Warga Miskin Terdampak Wabah Corona

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan
foto: istimewa
Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mas Yono yang biasa akrab dipanggil Mas Kampleng adalah salah satu sahabat kami dari Kampung Penas RT:14 RW:02 Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Ia merupakan seorang pedagang sate keliling di malam hari. 

Saat ini ia terkena dampak ekonomi akibat wabah virus Corona atau Covid 19. Mas Kampleng ini adalah salah seorang  anggota jaringan warga miskin kota Jakarta dari Forum Warga Kita Jakarta (FAKTA).

Profesi atau pekerjaan  di sektor informal seperti Mas Kampleng inilah salah satu yang terdampak sangat berat di tengah wabah Covid 19.

Biasanya Mas Kampleng mendapat penghasilan Rp700.000 sampai Rp800.000 sehari dari penjualan 5-7 kg daging sate yang dijual keliling dari kampung ke kampung.

Setelah memasuki wabah Covid berat di Jakarta ini, mas Kampleng hanya mendapatkan penghasilan sekitar Rp100.000 atau Rp50.000 bahkan hanya Rp30.000 sehari.

Padahal mas Kampleng sudah keliling jauh sekali  untuk menjajakan satenya tetapi hanya bisa laku dijual sedikit sekali yakni 1,5 kg daging belum tentu habis dalam 2 hari.

Orang-orang seperti Mas Kampleng yang berprofesi di sektor informal seharusnya juga dibuatkan program bantuan berupa Jaring Pengaman Sosial oleh Gubenur Jakarta, Anies Baswedan.

Hingga hari ini belum terlihat kebijakan berpihak Anies kepada rakyat kecil yang sudah kesulitan hidup di tengah wabah Covid 19.

Padahal Presiden Jokowi sudah memerintahkan agar segera para kepala daerah membuat kebijakan atau program bantuan kepada rakyat kecil yang terkena dampak ekonomi di tengah wabah Covid 19 di daerahnya masing-masing.

Rupanya perintah presiden Jokowi itu belum juga dijalankan oleh Anies Baswedan. Buktinya jutaan jiwa keluarga miskin di kota Jakarta, saat ini belum juga mendapat bantuan sosial atau ekonomi di tengah kesulitan wabah Covid 19.

Padahal APBD Jakarta besar sekali, sekitar Rp10 triliun tahun ini dan bisa dijadikan modal membangun program Jaring Pengaman Sosial atau bantuan sosial bagi rakyat miskin seperti mas Kampleng.

Besarnya APBD Jakarta ini bisa  dibuat program bantuan tunai atau sembako oleh Anies Baswedan selaku gubernur Jakarta kepada warganya yang tengah kesulitan hidup, mulai kelaparan.

Ada baiknya juga para anggota DPRD Jakarta segera bergerak cepat bahu membahu bergerak cepat bersama gubernur Jakarta, Anies Baswedan membuat  program jaring pengaman sosial atau bantuan sosial seperti yang diperintahkan oleh presiden Jokowi.

Marilah para anggota DPRD bersuara dan bergerak menolong rakyat miskin yang mulai kelaparan yang terdampak secara kehidupan akibat dari wabah Covid 19.

Rakyat miskin inilah yang menjadi kalian, yang memilih dan menjadikan  kalian wahai para anggota DPRD dan wahai gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Janganlah kalian lupa diri dan meninggalkan rakyat pemilih kalian. Ketika kondisi sulit seperti inilah kesempatan kalian menunjukan keberpihakan kalian kepada mereka, rakyat miskin pemilih kalian.

Jakarta, 28 Maret 2020
Penulis: Azas Tigor Nainggolan
Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA).

Editor : Taat Ujianto