Netral English Netral Mandarin
01:31wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
FH Sebut Orang yang Anggap Munarman Ditangkap Hanya Sekadar Politis sebagai Musuh Negara, Termasuk Fadli Zon?

Rabu, 28-April-2021 11:20

Fadli Zon dan Ferdinand Hutahaean
Foto : Kolase Fajar.co
Fadli Zon dan Ferdinand Hutahaean
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ferdinand Hutahaean menyarankan pihak aparat menindak tegas siapapun yang menganggap penangkapan Munarman hanya sekadar tindakan politik belaka. 

Ia pun menuduh yang mengatakan seperti itu sebagai musuh negara yang harus dibasmi.

“Kalau ada yang menuding penangkapan Munarman adalah politis, saya sarankan dan jangan ragu memasukkan manusia sprt itu kedalam kelompok simpatisan teroris yg punya watak radikal. Mrk musuh negara yang hrs dibasmi..!!” kata Ferdinand, Rabu (28/4/21).

Pertanyaannya, apakah pernyataan Ferdinand ditujukan serta berlaku pula untuk Fadli Zon? Bukan mengada-ada, sebab beberapa saat setelah Munarman ditangkap, Fadli Zon menyampaikan pernyataan yang viral di sosial media.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, turut mengomentari penangkapan eks Sekum FPI Munarman oleh Densus 88 Antiteror. 

Ia mengaku tak percaya terkait keterlibatan Munarman dalam dugaan tindak pidana terorisme.

Pernyataan itu disampaikan oleh Fadli Zon lewat akun Twitter @fadlizon seperti dilihat, Rabu (28/4/2021). Fadli Zon menilai tuduhan teroris kepada Munarman terlalu mengada-ada.

"Saya mengenal baik Munarman dan saya tidak percaya dengan tuduhan teroris ini. Sungguh mengada-ada dan kurang kerjaan," kata Fadli. Ejaan di cuitan Fadli telah disesuaikan.

Sementara di sisi lain, menurut  Ferdinand, Munarman jelas terlibat dalam terorisme. 

Meski Munarman mengaku hadir sebagai narasumber dan membantah terlibat tindak terorisme, tetapi dia mengetahui aktivitas terlarang tersebut. 

"Dia secara sadar telah menyembunyikan informasi tentang terorisme dan tidak melaporkannya kepada aparat kepolisian, itu juga pidana," ucap Ferdinand. 

Pria yang pernah memimpin Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini meyakini polisi sudah mengantongi bukti dan data serta informasi terkait aktivitas Munarman yang menunjukkan keterlibatannya dalam tindak pidana terorisme.

"Jadi, polisi tak mungkin melakukan penangkapan secara sembarangan dan serampangan," tegas pria asal Sumatera Utara ini. 

Oleh karena itu dia berharap agar Polri terus mengembangkan penyidikan atas penangkapan Munarman dan menangkap pelaku lainnya yang diduga terlibat. 

"Agar terorisme hilang dari republik ini," pungkas Ferdinand Hutahaean seperti dinukil JPNN.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli