Netral English Netral Mandarin
07:27wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Pacu Efisiensi Biaya, Menhub Sebut Indonesia Siap Kembangkan Pesawat Listrik

Rabu, 18-Agustus-2021 20:20

Pesawat listrik Alice yang dikembangkan oleh Eviation.
Foto : Eviation Aircraft
Pesawat listrik Alice yang dikembangkan oleh Eviation.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indonesia siap mengembangkan model pesawat terbang bertenaga listrik yang kini penelitiannya sedang dan terus dilakukan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pengembangan pesawat terbang bertenaga listrik bakal memicu penurunan harga tiket pesawat.

"Kegiatan penelitian yang mengembangkan pesawat udara bertenaga listrik sedang dan terus dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya dapat menurunkan emisi C02, biaya operasional dan biaya lebih rendah, sehingga berdampak pada penurunan harga tiket," tutur Menhub, seperti dikutip di Jakarta, Rabu (18/8/2021).

Ia menyampaikan, Indonesia sebagai negara kepulauan tentunya industri penerbangannya memiliki peran yang utama dalam membangun konektivitas sebagai transportasi utama pergerakan orang.

Selain itu, industri penerbangan juga merupakan penggerak nadi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk itu, industri penerbangan di Indonesia perlu dan terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi.

"Seiring dengan perkembangan dan tantangan yang dihadapi, industri penerbangan perlu melakukan berbagai terobosan dan inovasi termasuk, mengembangkan teknologi yang efektif, efisien dan ramah lingkungan," ucapnya, seperti dilansir Antara.

Kendaraan listrik sebetulnya sudah mulai digunakan pada 1900-an, dengan Baker Electric sebagai salah satu produsen yang mengkomersialisasikan, akan tetapi kemudian tergantikan oleh mesin bakar.

Pada saat ini, kendaraan listrik kembali mulai populer yang sejatinya merupakan pengembangan teknologi lama tersebut, di mana saat ini teknologi untuk baterai dan motor listrik telah berkembang sangat jauh.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto menyebutkan kendaraan darat mulai menggunakan tenaga listrik, baik mobil, kendaraan besar (bus) sepeda, sekuter, dan sepeda motor listrik, termasuk pesawat terbang yang diharapkan kemudian beralih seluruhnya menggunakan kendaraan berbasis listrik.

Ia menyebutkan, pesawat udara bertenaga listrik yang telah dikembangkan saat ini, masih menggunakan baterai berukuran besar sehingga berdampak pada berat pesawat udara lebih berat dibandingkan pesawat udara menggunakan mesin berbahan bakar fosil (konvensional).

Teknologi baterai yang berkembang saat ini belum mampu digunakan untuk penerbangan dengan jarak tempuh jauh dengan waktu terbang lama. Teknologi baterai yang digunakan saat ini belum dapat digunakan untuk menghasilkan kecepatan setara dengan pesawat udara yang menggunakan bahan bakar fosil (konvensional).

Sementara, Chief Engineer dari ElektrikCar LLC Danet Suryatama PhD mengatakan bahwa untuk elektrifikasi sebuah kendaraan baik itu pesawat terbang maupun mobil, tidak harus menggunakan baterai sepenuhnya, tetapi bisa dikombinasikan menggunakan hidrogen.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP