3
Netral English Netral Mandarin
17:38 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Pakai GeNose, The Jokowi Center Gelar Tes Covid-19 Gratis di Ponpes Nurul Ibad

Minggu, 14-Februari-2021 15:40

The Jokowi Center, Prakarsa GeNose C19 dan Pengurus Ponpes Nurul Ibad Lubang Buaya
Foto : Istimewa
The Jokowi Center, Prakarsa GeNose C19 dan Pengurus Ponpes Nurul Ibad Lubang Buaya
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - The Jokowi Center memberikan layanan gratis pemeriksaan Covid-19 kepada ratusan santri dan pengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ibad Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (13/2/2021). 

Direktur Eksekutif The Jokowi Center, Teuku Neta Firdaus mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau Covid-19.

Adapun alat screening atau pendeteksi awal Covid-19 yang digunakan The Jokowi Center dalam layanan kesehatan gratis itu adalah Gadjah Mada Electronic Nose (GeNose) yang merupakan karya anak bangsa dari Universitas Gadjah Mada (UGM). 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak dengan harapan melalui kegiatan screening testing GeNose ini dapat mencegah meningkatnya kasus Covid di Jakarta sebagai zona merah kasus Covid-19,” kata Teuku.

Teuku menyatakan, pihaknya bersama GeNose C19 terus mendukung program pemerintah melalui kegiatan pemeriksaan dini deteksi kasus Covid-19 guna memutus rantai penularan virus corona. 

Pada kesempatan itu, The Jokowi Center bersama UGM juga memperkenalkan GeNose C19 sebagai alat deteksi Covid-19 yang efektif dan efisien. 

Teuku menjelaskan, alat pendeteksi Covid-19 berbasis embusan napas GeNose ini sudah teruji melacak kasus Covid-19 dengan akurasi di atas 90 %, sehingga akan menjadi testing yang direkomendasikan. 

"Alat ini memiliki cara kerja yang ringkas dan cepat dalam mendeteksi Covid-19, dan yang pasti lebih murah," ujarnya. 

Teuku menambahkan, Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan izin edar untuk GeNose C19 pada 24 Desember 2020 dengan nomor RI AKD 20401022882.

Anehnya, lanjut Teuku, sampai saat ini Kemenkes masih belum menjadikan GeNose-19 sebagai pedoman screening resmi pemerintah. Ia menilai, masyarakat seolah tetap “dipaksa” menggunakan test Covid-19 mahal seperti rapid test antibody dan swab test antigen.

"Itu semua produk import yang dijadikan pedoman screening resmi untuk masyarakat, akurasi dibawah 49%,  masyarakat juga harus membayar sangat mahal, Rp150.000 (antibody) dan antigen Rp250 ribu," ungkapnya. 

"Sementara GeNose-19 karya anak bangsa biayanya sangat murah akurasi di atas 90?lum dijadikan pedoman screening resmi pemerintah," sambung Teuku. 

Karenanya, The Jokowi Center mendesak Menteri Kesehatan segera menetapkan GeNose-19 sebagai test screaning resmi di Indonesia untuk di seluruh fasilitas kesehatan, rumah sakit, klinik dan praktek dokter.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pondok Pesantren Nurul Ibad KH. Ibnu Mulkhan menyambut baik kegiatan layanan gratis pemeriksaan Covid-19 kepada ratusan santri dan pengajar di Pondok Pesantren Nurul Ibad yang digelar oleh The Jokowi Center bersama GeNose C19 dengan menggunakan alat pendeteksi Covid-19 terbaru karya anak bangsa itu. 

Ibnu berharap, penggunaan GeNose yang sudah dirasakan manfaatnya oleh ratusan santri dan pengajar di Pesantren Nurul Ibad, bisa dirasakan juga oleh seluruh pondok pesantren yang ada di Indonesia dengan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah sebagai salah satu alat pemeriksaan kasus Covid-19 dengan cepat dan sederhana hasil akurat saat itu.

Sebagai informasi, hadir pada kegiatan tersebut Kepala Divisi Kesehatan Masyarakat The Jokowi center Dr. Mohammad Isnaini dan disaksikan oleh prakarsa GeNose-19 Eko Fajar Nurprasetyo.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani