3
Netral English Netral Mandarin
19:25 wib
Menko Polhukam Mahfud MD membantah tudingan yang menyebut pemerintah melindungi jalannya Kongres Luar Biasa ( KLB) kubu kontra-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar warga Jakarta untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan petir hari ini, Senin (8/3).
Pakistan Terima Vaksin COVID-19 Buatan China, 500 Ribu Dosis Siap Disuntikkan Pekan Ini

Senin, 01-Februari-2021 19:00

Yicai Global
Foto : Vaksin Sinovac yang diproduksi perusahaan farmasi
Yicai Global
0

ISLAMABAD, NETRALNEWS.COM - Sebuah pesawat militer Pakistan membawa pulang kiriman pertama vaksin COVID-19 dari China pada Senin (1/2/2021).

Utusan China di Islamabad secara resmi akan menyerahkan 500.000 dosis vaksin yang diproduksi oleh Sinopharm pada Senin malam.

Kedatangan vaksin memungkinkan Pakistan untuk memulai program vaksinasi minggu ini.

"Terima kasih Tuhan, gelombang pertama vaksin Sinopharm telah tiba! Terima kasih kepada China dan semua pihak yang memungkinkan ini terjadi," kata penasihat kesehatan Pakistan Faisal Sultan dalam pernyataan yang dirilis di Twitter.

"Saya salut pada petugas layanan kesehatan garis depan kami atas upaya mereka, dan mereka akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksin," kata dia.

Pakistan telah meminta China untuk mendapatkan satu juta dosis vaksin tambahan.

Negara di Asia Selatan itu telah dijanjikan 17 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca di bawah skema global, yang akan mendistribusikan vaksin ke negara-negara berkembang.

Sekitar enam juta dosis akan tiba pada akhir Maret di bawah skema COVAX, dengan sisanya jatuh tempo pada pertengahan tahun, kata Sultan pekan lalu.

Pakistan, negara berpenduduk 220 juta orang, melaporkan 1.615 infeksi baru dan 26 kematian dalam 24 jam terakhir, menjadikan jumlah keseluruhan infeksi menjadi 546.428 kasus dengan 11.683 kematian.

"Semua warga negara yang memenuhi syarat sesuai tahapan akan diinformasikan untuk mendaftar setelah proses vaksin dimulai," demikian diumumkan Kementerian Kesehatan Pakistan dalam situsnya.

Tahun lalu, Pakistan menandatangani skema berbagi vaksin yang dikoordinasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam mendukung negara-negara berpenghasilan rendah.

Pakistan telah menyetujui kedua vaksin tersebut untuk penggunaan darurat dan akan meninjau persetujuannya setiap tiga bulan, kata para pejabat.

Vaksin Sputnik-V Rusia juga akan disetujui untuk penggunaan darurat karena Badan Pengawas Obat-obatan Pakistan telah menerima datanya. Demikian seperti dikutip Antara dari Reuters. 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP