3
Netral English Netral Mandarin
00:36 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
Paling Benci Kata Radikal, Ekstremis, Khilafah, TZ Sindir Jokowi Soal Dana Wakaf: Gurih Dul

Rabu, 27-January-2021 15:15

Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Tengku Zulkarnain
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menyindir pemerintah terkait gerakan wakah baru diluncurkan, kemarin oleh Presiden serta Wakil Presiden Indonesia.

Menurut Tengku Zulkarnain kosa kata di negara yang paking dibenci adalag radikal, ekstrimis dan Khilafah. Namun, berbeda dengan kata Wakaf.

Hal itu diungkapakan Tengku lewat akun resmi twitternya @Ustadyengkuzulkarnain seperti dilansir Jakarta, Rabu (27/1/2021).

"Kosa kata yang paling dibenci Radikal, Ektrimis, dan Khilafah.Kosa kata paling disukai dan diintai WAKAF...Tanya kenapa...?Gurih, Dul...

Tengku juga mensisipkan sebuah berita media daring berjudul:Potensi Aset Wakaf di Indonesia Capai Rp2.000 Triliun

Sebelumnya, Potensi wakaf di Indonesia saat ini cukup besar dan dapat dijadikan titik balik kebangkitan ekonomi umat Islam. Melalui pengelolaan wakaf ekonomi produktif yang baik, diyakini akan berdampak besar pada perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Direktur Utama Inisiatif Wakaf (iWakaf), Romdlon Hidayat, mengatakan, wakaf merupakan bagian dari syariat Islam yang sangat dianjurkan. Terdapat empat manfaat berwakaf, yakni mendapatkan kebaikan yang sempurna (surga), pahala amalnya tidak akan pernah putus sampai yaumul akhir, bentuk sedekah paling mulia, serta sebagai salah satu instrumen paling tinggi dalam ekonomi Islam jika bisa dikelola untuk usaha produktif dan hasilnya untuk kesejahteraan ummat.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Widita Fembrian