Netral English Netral Mandarin
21:50wib
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman mengatakan pihaknya tidak pernah didatangi oleh Kapolda atau Kapolres yang baru dilantik di daerah. Baca artikel CNN In Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria memastikan tidak akan menghadiri kegiatan Reuni 212.
Pameran Kopi Indonesia di Jerman Catat Potensi Transaksi US$ 60 Juta

Rabu, 27-Oktober-2021 09:00

Kopi Indonesia sangat disukai turis mancanegara
Foto : Kemendag
Kopi Indonesia sangat disukai turis mancanegara
8

FRANKFURT, NETRALNEWS.COM  – Promosi kopi Indonesia di Frankfurt Coffee Festival (FCF) 2021 di Frankfurt, Jerman mencatat potensi transaksi spektakuler sebesar lebih dari US$ 60 juta.

Kopi Indonesia menjadi magnet para pengunjung untuk melakukan transaksi.

“Potensi transaksi sebesar lebih dari USD 60 juta di FCF 2021 menunjukkan kopi Indonesia masih  diminati. Potensi transaksi tersebut berasal dari pelanggan baru, pelanggan yang sudah ada  (existing customer), serta buyers potensial yang berasal dari Jerman dan Belanda,” jelas Kepala  ITPC Hamburg, Eka Sumarwanto, dalam siaran persnya Rabu, (27/10/2021).

Keikutsertaan Indonesia pada Frankfurt Coffee Festival (FCF) 2021 pada 1-3 Oktober lalu hasil  kerja sama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg bersama Konsulat Jenderal  Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt.

Mengusung tema “Think Coffee, Think Indonesia”, Paviliun Indonesia menghadirkan dua  perusahaan Indonesia, yaitu PT Nabu Kopi Ranah Indonesia dan PT Madalle. Adapun produk kopi yang ditampilkan antara lain kopi arabica gayo, arabica mandailing, arabica kerinci, arabica jambi fine robusta, arabica java preanger, arabica toraja, arabica bajawa, dan arabica papua.

Menurut Eka, selama pameran berlangsung, Paviliun Indonesia dikunjungi sekitar 200 orang. Keikutsertaan Indonesia pada pameran ini, lanjut Eka, merupakan pertama kalinya sejak pandemi Covid-19 melanda.

“Momentum bergulirnya kembali aktivitas ekonomi, khususnya pameran FCF 2021, pascapandemi di Jerman ini perlu dimanfaatkan secara maksimal. Khususnya dalam mempromosikan produk kopi Indonesia agar semakin dikenal dan digemari di Jerman dan Uni Eropa sehingga dapat meningkatkan ekspor produk tersebut," terang Eka.

Eka menyampaikan, Paviliun Indonesia juga menggelar coffee tasting (mencicipi kopi) yang berhasil menarik minat pengunjung. "Banyaknya peminat kopi Indonesia membuktikan bahwa kopi Indonesia digemari dan mampu bersaing dengan negara penghasil kopi lainnya," tutur Eka.

Berdasarkan hasil intelijen pemasaran (market intelligence) yang dilakukan pada saat pameran  berlangsung, beberapa kalangan coffee roasters yang berpartisipasi di FCF 2021 juga menggunakan varian kopi yang berasal dari Indonesia, baik single origin (tempat pertama kopi  berasal) maupun blended.

Salah satu varian kopi Indonesia yaitu java preanger bahkan ditampilkan oleh salah satu barista yang mengikuti kompetisi Duetsch Brewers Cup yang digelar saat pameran berlangsung. Dengan varian java preanger, barista tersebut berhasil menjadi finalis 10 besar. Ini menunjukkan varian  kopi Indonesia merupakan kopi unggulan di dunia,” jelas Eka.

Berdasarkan data statistik perdagangan, hingga bulan Agustus 2021, nilai ekspor kopi Indonesia ke Jerman tercatat sebesar USD 15,68 juta. Sedangkan pada 2020 ekspor kopi Indonesia ke Jerman tercatat sebesar USD 24,69 juta.

 

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi