Netral English Netral Mandarin
15:43wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
PAN Gabung Koalisi Pemerintah, PKB: Satu Musuh Terlalu Banyak, Seribu Teman Kurang

Jumat, 27-Agustus-2021 17:42

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid
Foto : Istimewa
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid
37

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) telah bergabung dengan koalisi parpol pendukung pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.

Hal tersebut terungkap setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno ikut dalam pertemuan petinggi parpol koalisi pemerintah dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Rabu (25/8/2021).

Bergabungnya PAN dalam barisan partai pendukung pemerintah disambut baik oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, memang sejak awal partainya berpandangan bahwa sebaiknya  PAN masuk koalisi pemerintah.

"Ya mau tidak mau PAN memang harus masuk. Kami dari awal memang sebaiknya PAN lebih baik bersama-sama (dalam koalisi pemerintahan)," kata Jazilul dalam keterangan tertulis, Kamis (26/8/2021).

"Bagi PKB, dari awal tidak pernah cari musuh. Bagi PKB, seribu teman itu terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” sambungnya.

Jazilul mengatakan bahwa sebenarnya koalisi ini lebih menyangkut pertemanan. "Sekarang keadaan kita sedang sulit, pemerintahan menghadapi Covid-19 ini memang tidak mudah makanya butuh kekompakan dan dukungan dari berbagai pihak," ujarnya.

Apalagi, lanjut Wakil Ketua MPR itu, tahun ini dan tahun depan bakal menjadi momentum penting secara politik menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Jokowi-Kiai Ma’ruf pada 2024.

”Tentu Pak Presiden ingin kondisi masyarakat, kondisi sosial ekonomi ini pulih menjelang berakhirnya kepemimpinan beliau makanya masyarakat saya yakin mestinya memberikan apresiasi dukungan terhadap silaturahim yang dilakukan para elite parpol koalisi di Istana Negara," ungkap Jazilul.

Lebih jauh, Jazilul menyebut pertemuan para petinggi parpol keoalisi tersebut setidaknya memberikan pesan positif kepada masyarakat bahwa di tengah kondisi sulit saat ini, para elite politik sudah duduk bersama dalam satu meja. "Tentu kita tunggu apa kira-kira kebijakan berikutnya dari pertemuan ini," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi