Netral English Netral Mandarin
10:37wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Para Koruptor Divaksin Duluan, Warganet Ngamuk, RS: Gimana Kalau Mereka Dead Kasusnya Ditutup Dong, Jadi Jangan Ngamuk Ya 

Sabtu, 27-Februari-2021 00:15

Politikus Ruhut Sitompul
Foto : Istimewa
Politikus Ruhut Sitompul
19

JAKARTA, NETRALNEWA.COM - Vaksinasi yang diberikan ke tersangka korupsi mendapat respon negatif dari masyarakat terutama warganet.

Mereka mempertanyakan alasan pemberian vaksin tersebut, karena para tersangka korupsi itu tidak masuk dalam daftar prioritas vaksinasi yang diselenggarakan Pemerintah. 

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memberikan vaksin Covid-19 kepada 39 tahanan kasus korupsi.

Dari ke 39 tahanan tersebut dua diantaranya adalah mantan Menteri yakni Edhy Prabowo dan Juliari P Batubara. 

Terkait hal itu politikus Ruhut Sitompul meminta para masyarakat atau warganet untuk tidak mempermasalahkan. Menurut Mantan anggota DPR ini pemberian vaksin tersebut sudah tepat karena biar para koruptor itu sehat dan kasusnya bisa berjalan terus.

" Warganet jgn Ngamuk dulu kenapa Tersangka Korupsi Divaksin duluan, itu sudah benar biar mereka sehat semua dan kasusnya bisa terusssssss dilanjutkan,"  tulis Ruhut di akun Twitternya.

Ruhut pun mengatakan apabila para tersangka korupsi itu positif Covid-19 dan mereka meninggal kasusnya tentu ditutup.

"gimana kalau para tersangka Positif COVID-19 dan DEAD Kasusnya ditutup/selesai dong jadi jgn ngamuk ya MERDEKA," ujarnya

Cuitan Ruhut direspon berbagai komentar pro dan kontra oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Jumat (26/2/2021).

@henizentaizer: Mending DEAD dari pada menularkan virus2 korupsi pada anak dan cucu nanti, masuk akal kan bang....MERDEKAA....!

@DavidPaulusplus: Gak usah nyari pembenaran, Faktanya, Masyarakat lebih senang karo koruptor mati, kasusnya gak dilanjut gpp yg penting mati.

@JeffBond777: Pokoke bagi kaum kadrun setiap kebijakan yg diambil pakdhe " selalu salah" krn tujuan mrk cuma ingin kelompok mrk yg berkuasa, dan tanpa mrk sadari  mrk itu cuma pion demi tujuan akhir bohir...

@WIsdaryadi: Tumben bener kang ruhut, biasanya nyinyir terus nyalahin yg beda pendapat....Merdeka kang 

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati