Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:35wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Berita Duka, Denny: Para Koruptor Sekarang Tak Merasakan Kerasnya Palu Hakim Artidjo Alkostar

Minggu, 28-Februari-2021 16:55

Denny Siregar dan Artidjo Alkostar
Foto : Istimewa
Denny Siregar dan Artidjo Alkostar
27

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan hakim agung, Artidjo Alkostar (72) meninggal dunia. Hal itu dikatakan oleh Menko Polhukam, Mahfud MD.

"Kita ditinggalkan lagi oleh seorang tokoh penegak hukum yg penuh integritras. Mantan hakim agung Artidjo Alkostar yg kini menjabat sbg salah seorang anggota Dewan Pengawas KPK telah wafat siang ini (Minggu, 28/2/2021). Inna lillah wainna ilaihi raji’un. Allahumma ighfir lahu," tulis Mahfud MD di akun twitternya.

Berita duka itu ditanggapi Denny Siregar dengan mengenang bagaimana kerasnya palu Artidjo Alkostar tak akan pernah dirasakan para koruptor sekarang.

"Beruntunglah para koruptor sekarang, karena tidak akan pernah merasakan kerasnya palu hakim Artidjo Alkostar.. Innalillahi wa innailaihi radjiun," kata Denny, Minggu (28/2/21).

Untuk diketahui, Artidjo Alkostar lahir di Situbondo, Jawa Timur, 22 Mei 1948, adalah seorang ahli hukum Indonesia. Ia merupakan mantan Hakim Agung sekaligus Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI yang mendapat banyak sorotan atas keputusan dan pernyataan perbedaan pendapatnya dalam banyak kasus besar atau dikenal dalam dunia hukum sebagai dissenting opinion. Sebelum meninggal ia menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi

Namanya terangkat saat memperberat vonis 4 tahun penjara menjadi 12 tahun kepada politikus Angelina Sondakh untuk kasus korupsi, serta vonis 10 bulan kepada dokter Ayu untuk kasus malapraktik.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto