Netral English Netral Mandarin
15:53wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Partai Demokrat Nyatakan Perang Lawan BuzzeRp

Senin, 26-Juli-2021 20:45

Andi Arief
Foto : Istimewa
Andi Arief
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyatakan perang melawan para pendengung bayaran atau buzzeRp di media sosial.

Perang melawan buzzeRp diserukan Andi Arief melalui akun Twitter-nya, Senin (26/7/2021).

Awalnya, Andi menyinggung soal fitnah dan ancaman terhadap Demokrat dan kader partai berlambang bintang mercy itu.

Andi mengatakan, kader Demokrat menganggap fitnah dan ancaman itu adalah hal yang biasa.

Namun, lanjutnya, hal tersebut tak menyurutkan sikap kritis mereka terhadap pemerintah.

"Fitnah dan ancaman adalah hal biasa pada kader dan Partai Demokrat. Namun tugas sebagai fungsi partai politik mengkritisi pemerintah harus tetap jalan," kata Andi.

Andi kemudian mempersoalkan keberadaan buzzeRp. Ia berpendapat, negara rusak belakangan ini karena ulah buzzerRp.

Karenanya, anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu menyerukan untuk memerangi buzzeRp sampai ke akar- akarnya.

"Terhadap BuzzeRp kita nyatakan perang, karena negara rusak belakang ini karena mereka," cuit @Andiarief_.

"Perangi buzzeRp sampai akar-akarnya," tegas Andi Arief.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi