Netral English Netral Mandarin
03:09wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Pasar Investasi Aset Kripto di Indonesia Semakin Marak, Edukasi Masyarakat Perlu Diperkuat

Jumat, 11-Juni-2021 01:00

investucate
Foto : Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
investucate
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pasar investasi aset kripto atau cryptocurrency Bitcoin menunjukkan pelemahan secara global dalam beberapa waktu terakhir. Namun secara fakta, nilai Bitcoin dan beberapa aset kripto lainnya menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu secara rata-rata.

Di Indonesia, investasi aset kripto di Indonesia, khususnya Bitcoin selama beberapa bulan terakhir berkembang sangat pesat. Bahkan, aset kripto dinilai membawa ruang perdagangan investasi baru yang lebih transparan dan menjanjikan bagi nasabah juga pelaku industri.

Meski demikian, masih banyak yang merasa asing dengan sistem investasi atau transaksi aset digital ini. Untuk itu, menurut Co-Founder Zipmex Indonesia, Raymond Sutanto, diperlukan edukasi yang lebih gencar kepada masyarakat terkait aset kripto ini.

"Memang market sekarang lagi agak lesu. Dalam kondisi seperi ini edukasi ke market penting, terutama seperti apa asal usul aset kripto itu sendiri. Jika takut harga turun, kenyataannya dari tahun ke tahun secara dolar cost averaging, 11 thn ke belakang tren Bitcoin naik," kata Raymond di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, selain edukasi yang lebih intens, penyelenggara perdagangan aset kripto juga harus bisa menyediakan sistem perdagangan yang mumpuni serta menawarkan kemudahan seperti yang dilakukan pihaknya.

"Kami memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan aset digital terbaik dalam berinvestasi," tuturnya.

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Zipmex Marcus Lim memilih Indonesia karena Indonesia dinilai memiliki pasar potensial yang besar, dan merupakan target pasar yang strategis. Zipmex juga telah teregulasi sesuai dengan aturan pemerintah misalnya, oleh Bappebti dan Kominfo jika di Indonesia.

"Diharapkan  pengguna tidak perlu khawatir ketika hendak berinvestasi aset kripto," imbuhnya.

Raymond juga menambahkan bahwa trust atau kepercayaan investor akan terbangun sendiri dengan adanya regulasi dari Bappepti yang akan membangun Digital Futures Exchange.

"Jadi, saat nanti kalai nanti sudah rilis dan ada yang tidak terdaftar itu bisa jadi bodong," katanya.

Reporter : Irawan HP
Editor : Wahyu Praditya P