Netral English Netral Mandarin
07:36wib
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Pasar Tanah Abang Ramai, Tak Ada Jaga Jarak, TG: Karena Nafsu Ingin Pamer saat Lebaran, Mereka Rela Terinfeksi Virus Corona

Minggu, 02-Mei-2021 12:15

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Youtube
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih ramai dikunjungi masyarakat Jakarta dan sekitarnya pada hari ini. Berdasarkan pantauan pukul 09.02 WIB, tampak pengunjung berbelanja sambil berdesak-desakan tanpa jaga jarak di Blok A, Blok B, dan Blok F.

Salah satu pengunjung, Ratna (50 tahun), terlihat sudah membawa beberapa kantong plastik yang berisikan baju-baju.

"Iya saya ke sini sama anak mau beli baju buat lebaran nanti," kata Ratna saat ditemui di Blok A Pasar Tanah Abang, Minggu (2/5/2021), seperti dikutip dari detik.com.

Terkait itu Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi angkat bicara.

Teddy menyayangkan perilaku masyarakat yang tidak mengidahkan larangan kerumunan demi nafsu ingin pamer di saat lebaran seolah-olah mereka rela terinfeksi virus corona.

"Karena nafsu ingin pamer & kesohor saat lebaran, mereka rela terinfeksi virus corona," tulis Teddy di akun Twitternya, Minggu (2/5/2021).

Bahkan kata Teddy, demi gengsi mereka abaikan bahaya.

"Demi pujian & gengsi takut dianggap miskin, mereka rela mengabaikan bahaya," ujarnya.

Menurut Teddy kerumunan seperti ini harus segera dibubarkan agar tidak membahayakan nyawa orang lain.

"Pdhl kalau mau beli baju, bisa setelah lebaran. Pemda DKI hrs segera bubarkan kerumunan ini," pungkasnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli