Netral English Netral Mandarin
20:14 wib
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Minggu (17/1) pukul 12.00 WIB bertambah 11.287. Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara turnamen Yonex Thailand Open 2021 setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah.
Pasca Disuntik Vaksin, Rocky Gerung: Secara Psikis Presiden Sakit

Kamis, 14-January-2021 13:10

Pengamat Politik Rocky Gerung
Foto : Istimewa
Pengamat Politik Rocky Gerung
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung menilai, secara psikis sebenarnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang sakit. 

Pernyataan ini disampaikan Rocky pasca Presiden disuntik Vaksin Sinovac pada Rabu (13/1/2021) kemarin di Istana Negara. Teringat oleh Rocky, Presiden disuntik oleh Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Dr Abdul Muthalib dengan tangan gemetar. 

"Jadi secara psikis presiden sebenarnya sakit. Sakit psikologi karena mestinya dia lega karena telah memberi contoh tapi sekarang presiden cemas, apakah besok akan ada orang yang menolak (divaksin)," ujar Rocky, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Kamis (14/1/2021).



Sebut saja penolakkan yang datang dari Anggota DPR, Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning. Ribka dihadapan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat rapat di DPR baru-baru ini, secara tegas menolak vaksin. 

"PDI Perjuangan tidak memberi suasana yang menyenangkan di hari pertama (dilaksanakannya vaksinasi). Jadi bayangkan, ini partai terbesar di hari pertama mbalelo," ujar Rocky. 

Dugaan Rocky, Presiden Jokowi miliki bayangan pada 3-4 bulan lalu akan menjadi hero atau pahlawan dan penyelamat. Lalu Jokowi diduga ingin ada headline terkait keberhasilan vaksinasi yang dilihat WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia. 

Tapi menurut Rocky, Indonesia kembali gagal meyakinkan publik dengan seremoni penyuntikkan perdana Jokowi. Penyuntikkan dilakukan bagai ada skenario, dilakukan di Istana Presiden, dibuatkan bannner, hingga dokter khusus yang bergetar saat menyuntik. 

Rocky lantas membandingkan penyuntikkan Vaksin Pfizer pada Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong. PM disuntik vaksin tanpa seremoni khusus dan disuntik oleh perawat biasa dengan tenang tanpa gemetar.

Seharusnya, Presiden Jokowi juga melakukan tindakan serupa, disuntik vaksin di Puskesmas terdekat. Selain itu Jokowi seharusnya disuntik oleh petugas medis biasa dan memastikan vaksin yang disuntikkan pada dirinya sama dengan vaksin yang akan disuntikkan ke rakyat. 

Maka dari itu, ke depan, dia harap para menteri-menteri nantinya suntik vaksin di Puskesmas-puskemas. Harapannya, itu dapat menimbulkan kepercayaan publik mau berperan serta divaksinasi.

"Suruh aja kabinet segala macam itu dan lembaga tinggi negara, ramai-ramai cari Puskesmas. Supaya disuntik secara natural, bukan disuntik secara skenario," saran Rocky pada Presiden.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli