Netral English Netral Mandarin
21:00wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Pasti Baru Tahu, Ini 7 Manfaat dari Terong

Senin, 03-Mei-2021 13:00

Terung (Solanum Melongena) atau biasa disebut terong.
Foto : blog.academy.house
Terung (Solanum Melongena) atau biasa disebut terong.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tanaman Terung atau dikenal dengan terong merupakan tumbuhan penghasil buah yang dijadikan sayur-sayuran. Terong berkerabat dekat dengan kentang dan leunca, tapi agak jauh dari tomat. 

Apakah Anda tahu negara asal muasal terong? Terong ternyata berasal dari India dan Sri Lanka, tapi jadi salah satu primadona juga di Indonesia.

Ternyata bukan cuma enak dimakan, terong juga memiliki banyak manfaat. 

Berikut tujuh manfaat terong, dilansir dari laman Healthline, Senin (3/5/2021):

Baca Juga :

1. Kaya Nutrisi 

Terong adalah makanan padat nutrisi, artinya terong mengandung vitamin, mineral, dan serat dalam jumlah yang baik dengan sedikit kalori. 

Satu cangkir (82 gram) terong mentah mengandung nutrisi berikut: 

Kalori: 20, Karbohidrat: 5 gram, Serat: 3 gram, Protein: 1 gram. Mangan: 10 persen dari referensi asupan harian (RDI), Folat: 5 persen dari RDI, Kalium: 5 persen dari RDI, Vitamin K: 4 persen dari RDI, Vitamin C: 3 persen dari RDI. 

Terong juga mengandung sedikit nutrisi lain, termasuk niasin, magnesium, dan tembaga.

2. Tinggi Antioksidan 

Selain mengandung berbagai vitamin dan mineral, terong memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan adalah zat yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat zat berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas.

Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan dapat membantu mencegah berbagai jenis penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. Terong sangat kaya akan antosianin, sejenis pigmen dengan sifat antioksidan yang bertanggung jawab atas warna cerahnya.

Secara khusus, antosianin dalam terong yang disebut nasunin sangat bermanfaat. Faktanya, beberapa penelitian tabung reaksi telah mengkonfirmasi bahwa itu efektif dalam melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas berbahaya.

3. Dapat Mengurangi Resiko Penyakit Jantung 

Berkat kandungan antioksidannya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa terong dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. 

Dalam sebuah penelitian, kelinci dengan kolesterol tinggi diberi 0,3 ons (10 ml) jus terong setiap hari selama dua minggu. Pada akhir penelitian, mereka memiliki kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang lebih rendah, dua penanda darah yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung saat meningkat.

Meskipun hasil ini menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa penelitian saat ini terbatas pada penelitian pada hewan dan tabung reaksi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi bagaimana terong dapat mempengaruhi kesehatan jantung manusia.

4. Dapat Meningkatkan Kontrol Gula Darah 

Menambahkan terong ke makanan Anda dapat membantu menjaga gula darah Anda tetap terkendali. Ini terutama karena terong kaya akan serat, yang melewati sistem pencernaan secara utuh.

Serat dapat menurunkan gula darah dengan cara memperlambat laju pencernaan dan penyerapan gula dalam tubuh. Penyerapan yang lebih lambat membuat kadar gula darah stabil dan mencegah lonjakan dan kerusakan. 

Penelitian lain menunjukkan bahwa polifenol, atau senyawa tumbuhan alami, yang ditemukan dalam makanan seperti terong dapat mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan sekresi insulin, yang keduanya dapat membantu menurunkan gula darah.

Terong juga cocok dengan rekomendasi diet saat ini untuk mengendalikan diabetes, yang meliputi diet tinggi serat yang kaya akan biji-bijian dan sayuran.

5. Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan 

Terong kaya serat dan rendah kalori, menjadikannya tambahan yang sangat baik untuk program penurunan berat badan apa pun. 

Serat bergerak melalui saluran pencernaan secara perlahan dan dapat meningkatkan rasa kenyang dan kenyang, mengurangi asupan kalori.

Setiap cangkir (82 gram) terong mentah mengandung 3 gram serat dan hanya 20 kalori. Selain itu, terong sering digunakan sebagai pengganti serat tinggi dan rendah kalori untuk bahan berkalori tinggi dalam resep.

6. Dipercaya Memiliki Manfaat Melawan Kanker 

Terong mengandung beberapa zat yang berpotensi melawan sel kanker. Misalnya, solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs) adalah sejenis senyawa yang ditemukan di beberapa tanaman nightshade, termasuk terong. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa SRG dapat menyebabkan kematian sel kanker dan juga dapat membantu mengurangi kekambuhan jenis kanker tertentu.

Meskipun penelitian tentang topik ini terbatas, SRG telah terbukti sangat efektif melawan kanker kulit bila diterapkan langsung ke kulit. Lebih lanjut, beberapa penelitian menemukan bahwa makan lebih banyak buah dan sayuran, seperti terong, dapat melindungi dari jenis kanker tertentu.

Satu ulasan yang mengamati sekitar 200 penelitian menemukan bahwa makan buah dan sayuran dikaitkan dengan perlindungan terhadap pankreas, perut, kolorektal, kandung kemih, serviks, dan kanker payudara. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan bagaimana senyawa yang ditemukan dalam terong dapat secara khusus memengaruhi kanker pada manusia.

7. Sangat Mudah Dijadikan Sebagai Menu Diet

Terong sangat serbaguna dan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam makanan Anda. Terong bisa dipanggang atau ditumis dan dinikmati dengan sedikit minyak zaitun dan sedikit bumbu. 

Terong juga dapat dikonsumsi sebagai pengganti rendah kalori untuk banyak bahan berkalori tinggi. Ini dapat mengurangi asupan karbohidrat dan kalori Anda, sekaligus meningkatkan kandungan serat dan nutrisi makanan Anda.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP