Netral English Netral Mandarin
20:54wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Paus Fransiskus Desak Pimpinan Militer Myanmar untuk Bebaskan Tahanan Politik

Senin, 08-Februari-2021 20:59

Pemimpin Katolik Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus di Vatikan
Foto : Huffington post
Pemimpin Katolik Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus di Vatikan
17

VATIKAN, NETRALNEWS.COM - Paus Fransiskus, pada Senin (8/2/2021) mendesak pimpinan militer Myanmar untuk membebaskan tahanan politik dan menempatkan jalan negara itu yang "telah dikacaukan secara kasar" kembali kepada demokrasi.

Paus menyatakan desakan ini dalam pidato tahunan di hadapan korps diplomatik, seiring dengan jalannya aksi protes hari ketiga yang diikuti puluhan ribu orang di Myanmar untuk melawan kudeta militer atas pemerintahan resmi negara itu sepekan lalu.

Di depan diplomat asal lebih dari 180 negara, Paus menyampaikan tentang "afeksi dan kedekatannya" pada rakyat Myanmar, yang dikunjunginya pada 2017 lalu.

"Jalan menuju demokrasi yang dibentuk dalam beberapa tahun belakangan telah dikacaukan secara kasar oleh kudeta pada pekan lalu," kata Paus Fransiskus.

"Hal itu mengarah pada pemenjaraan sejumlah pimpinan politik berbeda, yang saya harap akan segera dibebaskan sebagai tanda dorongan untuk dialog yang tulus, yang bertujuan pada kebaikan negara," kata dia.

Pidato Paus di hadapan diplomat seringkali disebut pidato "Negara Dunia" karena biasanya membahas konflik dan sengketa yang terjadi di seluruh dunia.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli