Netral English Netral Mandarin
11:36wib
Barcelona mengonfirmasi bahwa mereka akan berpisah dengan megabintang Lionel Messi karena tidak menandatangani kontrak baru. Valentino Rossi pada Kamis di Austria telah membulatkan tekad untuk menutup kariernya di MotoGP dalam 25 tahun terakhir ini setelah musim 2021 usai.
PDIP Disarankan 'Lupakan' Puan Maharani Sebagai Kandidat Capres, Kenapa?

Selasa, 15-Juni-2021 20:20

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani
Foto : Istimewa
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wacana pencalonan Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di Pilpres 2024 kian santer dibicarakan belakangan ini. 

Dukungan kepada Puan untuk maju di pilpres juga mulai bermunculan, bahkan telah betebaran baliho bergambar Ketua DPR itu yang berisi pesan dukungan politik.

Menyoroti hal itu, pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim menyarankan agar PDIP sebaiknya 'melupakan' Puan Maharani sebagai kandidat capres.

Pasalnya, Rustam menilai kalau  elektabilitas Puan yang sangat rendah sulit untuk didongkrak, dan hal tersebut juga bakal merugikan elektabilitas pasangannya di pilpres.

"Pendapat saya, sebaiknya PDIP mulai sekarang "melupakan" Puan Maharani sebagai kandidat capres. Karena elektabilitasnya sangat rendah, sulit untuk naik dan bisa merugikan elektabilitas pasangannya," tulis Rustam di akun Twitternya, Senin (14/6/2021).

Menurut Rustam, sebaiknya PDIP fokus mempersiapkan tokoh yang punya kans besar menang di pilpres. "Sebaiknyalah  PDIP "bertaruh" kepada tokoh yang punya prospek untuk menang," cuitnya.

Lebih lanjut, Rustam menyebut partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu harusnya berkaca dari kekalahan di Pilpres dan Pileg 2004 dan 2009.

"PDIP jangan melupakan sejarah kekalahan Megawati/PDIP pada Pilpres dan Pileg 2004 dan 2009. Bukan hanya Megawati yang kalah, pada Pileg 2004 suara PDIP turun dari 34% jadi 18?n pada Pileg 2009 turun lagi jadi 14%," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P