Netral English Netral Mandarin
14:55wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Pelek Mobil Rusak Karena Hantam Lubang di Tol? Bisa Diklaim Sih, Tapi...

Rabu, 10-Maret-2021 20:42

Jasa Marga selaku pengelola jalan tol mengaku siap mengganti kerusakan yang dialami pengguna tol.
Foto : Grid Oto
Jasa Marga selaku pengelola jalan tol mengaku siap mengganti kerusakan yang dialami pengguna tol.
36

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Musim hujan membuat jalan-jalan, termasuk di ruas jalan tol banyak berlubang. Akibatnya cukup fatal. Banyak mobil yang mengalami kerusakan ban juga peleknya akibat menghantam lubang di jalan tol.

Tapi jangan khawatir, pihak Jasa Marga selaku pengelola jalan tol mengaku siap mengganti kerusakan yang dialami pengguna tol. Hal ini sesuai keputusan Direksi Jasa Marga Nomor 117/KTPS/2007 Pasal 4 ayat 2.

Di mana kejadian yang menimpa pengguna jalan yang dapat diklaim di antaranya akibat kerusakan jalan antara lain jalan berlubang.

Namun untuk mendapatkan penggantian, Anda harus menempuh prosedur yang telah ditetapkan pihak Jasamarga. Dari keterangan resminya, Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru menjelaskan jika klaim kerusakan dapat dilayani jika pengguna tol mengikuti prosedur yang berlaku.

Baca Juga :

"Diantaranya melaporkan terlebih dahulu peristiwa yang dialami di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada call center Jasa Marge di nomor 14080," urainya.

Dari proses tersebut, akan ada Mobile Customer Service yang datang ke TKP untuk membantu pengguna jalan. Jika ada klaim, petugas akan membuatkan Berita Acara Kerusakan atau Kerugian Pengguna Jalan.

Setelah itu masuk ke proses klaim yang wajib dilengkapi dengan beberapa dokumen. Seperti identitas diri, foto fisik kendaraan di lokasi kejadian, surat keterangan polisi hingga bukti struk tol.

Jika tidak ada struk tol, maka e-Toll yang digunakan ketika kejadian bisa menjadi bukti transaksi pengganti. Untuk melengkapi dokumen klaim ini, Jasa Marga memberi tenggat waktu 3x24 jam pada pengguna tol.

Setelah semuanya terpenuhi, Jasa Marga akan memproses klaim pengguna jalan dan proses ganti rugi akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Rumitnya proses klaim yang berisi banyak persyaratan serta waktu yang terbatas hanya 3x24 jam pasti jadi tantangan yang berat untuk masyarakat. Gimana menurut Anda?

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani