Netral English Netral Mandarin
16:36wib
Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama mengungkap selain menghapus fasilitas kartu kredit bagi direksi, komisaris, dan manajer, juga menghapus fasilitas uang representatif. Terdakwa kasus tes usap palsu RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab, akan membacakan duplik pagi ini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Peluang Besar Bagi UKM, Ini Produk Alami dari Indonesia yang Sangat Diminati di Rusia

Senin, 19-April-2021 02:00

Kopi Indonesia adalah salah satu produk alami yang sangat diminati oleh masyarakat Rusia.
Foto : pixabay
Kopi Indonesia adalah salah satu produk alami yang sangat diminati oleh masyarakat Rusia.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha kecil dan menengah atau UKM untuk melakukan penetrasi pasar ekspor di seluruh dunia. Saat ini, terbuka peluang bagi UKM untuk ekspor berbagai produk alami yang memang sangat dibutuhkan di Rusia. 

"Rusia merupakan negara besar yang memiliki peluang luas bagi produk- produk Indonesia,” ujar Kasan, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (19/4/2021).

Hal itu diuraikannya dalam sebuah Webinar yang mengangkat tema ‘Strategi Pemasaran Ekspor ke Rusia’. Webinar ini diikuti sekitar 300 pelaku UKM Indonesia dan turut menghadirkan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Belarus Jose Antonio Morato Tavares, CEO House of Indonesia for Rusia Olga Bagryantseva, serta Praktisi Ekspor sekaligus Fasilitator PPEI Nina Agustina.

Dubes Jose Tavares menyampaikan juga, upaya meningkatkan ekspor nonmigas ke Rusia membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pelaku UKM Indonesia.

“KBRI Moskow siap memberikan dukungan dan fasilitasi dengan berbagai program seperti penjajakan kesepakatan dagang (business matching), misi dagang, penanganan inquiry, pameran, dan promosi yang terintegrasi,” jelas Jose.

Menurut Jose, potensi perdagangan kedua negara perlu terus ditingkatkan. Perdagangan antara Indonesia-Federasi Rusia saat ini belum mencerminkan potensi kerja sama yang sangat besar.

Potensi dan Peluang Ekspor

Selain produk utama yang dipasarkan ke pasar Rusia, terdapat beberapa produk UKM Indonesia yang memiliki potensi dan peluang besar untuk ekspor ke Rusia yaitu kopi, teh, buah-buahan tropis, dan produk perikanan.

CEO House of Indonesia for Rusia Olga menyampaikan sejumlah hal yang harus dipersiapkan para pelaku usaha untuk memasuki pasar Rusia.

“Dibutuhkan persiapan produk, kemasan, pengetahuan tentang izin khusus di Rusia, informasi logistik, pentingnya kontrak, dan penggunaan strategi pemasaran yang tepat,” terang Olga.

Menurutnya, untuk berbisnis dengan buyer Rusia, pembuatan kontrak memiliki peranan penting untuk kepastian pemesanan, pembayaran, dan proses pengiriman baik sampel maupuk produk yang dipesan.

"Produk Indonesia terkenal dengan produk alami dan ramah lingkungan. Rusia membeli bukan barang, tapi budaya,” jelas Olga.

Sedangkan, Praktisi Ekspor Nina memberikan kiat-kiat agar berhasil ekspor ke Rusia. Di antaranya, pelaku usaha Indonesia perlu melakukan riset kebiasaan masyarakat Rusia, mempelajari kompetitor, promosi yang tepat, membangun jaringan dengan Pemerintah Indonesia di Rusia, baik melalui Atase Perdagangan maupun KBRI.

“Para pelaku usaha juga perlu mendapatkan dukungan dari Pemerintah. Untuk itu, manfaatkan program dan fasilitasi dari perwakilan perdagangan Indonesia di Rusia melalui Atase Perdagangan. Selain itu, para pelaku usaha bisa mengikuti berbagai festival produk Indonesia dan membangun hubungan kepercayaan dengan masyarakat setempat untuk mendorong kesuksesan eskpor,” kata Nina.

Berdasarkan data KBRI Moskow, total perdagangan Indonesia-Federasi Rusia pada Januari hingga Februari 2021 tercatat sebesar 394,02 juta dolar AS atau meningkat 13,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia ke Federasi Rusia sebesar 205,88 juta dolar AS . Sedangkan, impor Indonesia dari Federasi Rusia sebesar 188,13 juta dolar AS.

Beberapa produk yang diekspor ke Rusia diantaranya produk minyak sawit (CPO), karet alam, kopra, mentega kakao, alas kaki, kopi, teh, dan peralatan elektronik.

 

Reporter :
Editor : Irawan HP