Netral English Netral Mandarin
22:52wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Pembangunan Pasar Senen Blok VI Mangrak, Ini Kata Wagub DKI

Rabu, 22-September-2021 08:00

Wagub DKI Ahmad Riza Patria
Foto : Istimewa
Wagub DKI Ahmad Riza Patria
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi mangraknya pembangunan Pasar Senen Blok VI, Jakarta Pusat selama enam bulan. Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini menyebut, proses pembangunannya masih dikerjakan oleh Perumda Pasar Jaya.

“Untuk pembangunan Pasar Senen masih berproses ya,” ujar Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (21/9/2021) malam.

Ariza mengaku, sempat menghadiri kegiatan peletakkan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Pasar Senen Blok VI itu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 10 Maret 2021 silam. Gubernur memang menargetkan pembangunannya dapat selesai pada kuartal kedua tahun 2022 mendatang.

"Pasar Senen saya hadir dan pak Gubernur hadir. Itu masih berproses sampai sekarang, mudah-mudahan tidak ada masalah yah," kata Ariza.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Pasar Senen Blok VI, Jakarta Pusat mangrak pada Selasa (21/9/2021). Padahal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat melakukan groundbreaking atau meletakkan batu pertama di pasar tersebut pada 10 Maret 2021 silam atau enam bulan lalu.

Ketua Tim Pedagang Pasar Senen Blok VI Husdin Nainggolan mempertanyakan mangkraknya proyek tersebut. Pasalnya, sekitar 2.200 pedagang di Pasar Senen Blok VI sudah merasa tidak nyaman berdagang di tempat sementara.

“Dengan ini kami mohon kepada pak Gubernur supaya memperhatikan pasar kami,” kata Husdin saat ditemui di lokasi pada Selasa (21/9/2021).

Husdin juga menagih janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan proyek tersebut bakal rampung selama 18 bulan pasca groundbreaking. Namun selama enam bulan berjalan, proyek tak kunjung ada perubahan dan alat berat didiamkan di lokasi.

“Kenyataannya pasar seperti ini, sudah masuk bulan September 2021. Jadi, kami melihatnya bagaimana ini pasar kami ini, sebab pedagang juga sudah resah,” ujar Husdin.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani