Netral English Netral Mandarin
01:51 wib
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Minggu (17/1) pukul 12.00 WIB bertambah 11.287. Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara turnamen Yonex Thailand Open 2021 setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah.
Pembelaan Tengku Zulkarnain: Jangan Lakukan Kekerasan pada Si Nikita

Jumat, 13-November-2020 00:00

Foto : Istimewa
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulana Indinesia (MUI) Tengku Zulkarnain membela Artis Nikita Mirzani. Dia meminta kepada seluruh Anggota FPI dan Kaum Muslimin tidak melakukan kekerasan pada Nikita. 

Tengku Zulkarnain meminta seluruh Anggota FPI dan Kaum Muslimin melaporkan Nikita ke Polisi. Selanjutnya, tinggal mengikuti prosedur hukum. 

"Kepada seluruh Anggota FPI dan Kaum Muslimin jangan lakukan kekerasan pada si Nikita, ikuti saja prosedur hukum. Lapor Polisi," kata Tengku Zulkarnain, Jumat (13/11/2020).



Lebih lanjut Tengku Zulkarnain mengatakan, apabila laporan terhadap Nikita tidak ditindaklanjuti, maka tinggal ditambahkan dalam catatan sejarah hukum.

"Jika tidak ditindaklanjuti kita tambahkan dlm catatan sejarah hukum.

Jangan sampai Ulama kita terkorban seperti kasus si Wardah dulu," ujar Tengku Zulkarnain. 

Pernyataan tersebut disampaikan Tengku Zulkarnain atas tindakan Nikita yang menyebut "habib tukang obat" di media sosial. Warganet menilai "habib" yang dimaksud adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

Mengetahui tindakan Nikita, Tokoh Agama Ustaz Maaher At-Thuwailibi geram. Dia ultimatum Nikita untuk membuat klarifikasi dan meminta maaf dalam waktu 1x24 jam.

Bagi Ustaz Maaher, tidak layak seorang Muslim dan Muslimah apalagi yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasul, menghina seorang Ulama. Apalagi HRS adalah seorang cucu diantara cucu-cucu Baginda Rasulullah SAW. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesma