Netral English Netral Mandarin
06:33wib
Menkes Singapura meminta pasien Covid-19 yang masih muda dan telah mendapatkan vaksin penuh untuk dirawat di rumah mengingat kapasitas unit gawat darurat hampir penuh. KPK menjadwalkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hari ini.
Pemberlakuan PPKM Darurat di Gerbang Tol Jabodetabek, Korlantas: Mobilitas Kendaraan Menuju Jakarta Turun 40 Persen

Senin, 19-Juli-2021 15:07

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan menyampaikan keterangan pers konferensi pers Pembatasan Aktivitas Masyarakat selama libur Idul Adha 1442 Hijriah bersama Satgas COVID-19 disiarka
Foto : Antara
Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan menyampaikan keterangan pers konferensi pers Pembatasan Aktivitas Masyarakat selama libur Idul Adha 1442 Hijriah bersama Satgas COVID-19 disiarka
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Korlantas Polri mengklaim mobilitas kendaraan dari dan menuju Jakarta turun 40 persen saat penyekatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dilakukan di Gerbang Tol Jabodetabek. 

"Ini data dari Jasa Marga, bukan saya karang-karang. Data penurunannya hampir sama yang keluar dan masuk Jakarta, turun 40 persen itu dari tanggal 3-17 Juli 2021," kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Rudi Antarariksawan di Jakarta, Senin (19/7/2021). 

Berdasarkan data Jasa Marga yang dibagikan Rudi, empat Gerbang Tol (GT) Jabodetabek menuju Jakarta, yakni GT Cikatama 2, GT Kalitama 2, GT Cikupa, dan CT Ciawi, total kendaraan yang melintas selama masa PPKM darurat (3-17 Juli 2021), jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 1.267.448 kendaraan atau turun 40,5 persen dibandingkan masa normal baru COVID-19.Sementara jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta sebanyak 1.282.371 kendaraan atau sekitar 39.84 persen, kata dia 

Rudi menyebutkan dengan adanya penyekatan PPKM darurat, maka sekarang ini jalur-jalur kota tampak sepi termasuk jalur tol. 

"Tinggal sekarang yang perlu perhatian itu jalur pinggiran di lingkungan kecamatan, kelurahan, RT, dan RW yang masih ramai," kata Rudi. 

Ia mencontohkan jalur pinggiran yang masih ramai dengan pergerakan masyarakat terdapat di kawasan penyangga Jakarta seperti di Ciputat dan Depok.Menurut dia, hal ini dikarenakan masyarakat belum menyadari aturan PPKM darurat yang hanya membolehkan sektor esensial, kritikal, dan pengecualian yang boleh melakukan perjalanan. 

Sejak pemberlakuan PPKM darurat, kata dia, Polri melalui Korlantas telah melakukan penyekatan di 659 lokasi dari Jawa hingga Bali meliputi jalan tol, non-tol hingga pelabuhan. 

Menjelang Idul Adha 1442 Hijriah karena berlangsung PPKM darurat, katanya, maka Korlantas Polri menambah jumlah penyekatan menjadi 1.038 lokasi tersebar dari Lampung, Jawa hingga Bali."Penyekatan mulai dari Lampung sampai Bali. Penyekatan dilakukan mendekati Idul Adha mulai tanggal 16 Juli lalu, kami sudah melakukan penyekatan dari mulai KM 31 Cikarang Barat, orang yang keluar dari Jabodetabek kami sekat dengan ketat," kata Rudi. 

Rudi menambahkan penyekatan ini dilakukan melalui pemisahan jalur untuk kendaraan kritikal, esensial, dan nonesensial untuk mengantisipasi antrean.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli