Netral English Netral Mandarin
07:20wib
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Pemberlakuan PPKM Darurat, Masjid Istiqlal Dipastikan Tidak akan Gelar Salat Idul Adha

Rabu, 14-Juli-2021 21:18

Suasana di Masjid Istiqlal pada malam hari.
Foto : Antara
Suasana di Masjid Istiqlal pada malam hari.
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Masjid Istiqlal Jakarta dipastikan tidak akan menggelar Salat Idul Adha 1442 Hijriah seiring dengan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat serta masih berlangsungnya pandemi COVID-19, kata Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar. 

"Masjid Istiqlal meniadakan Salat Idul Adha 1442 Hijriah dan juga meniadakan Shalat Jumat," katanya dalam siniar yang dipantau di Jakarta, Rabu (14/7/2021). 

Peniadaan penyelenggaraan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal ini menjadi yang kedua kalinya sejak pandemi COVID-19 menjadi krisis di Indonesia. Bagi Nasaruddin, mengedepankan keselamatan dan kesehatan harus menjadi yang utama ketimbang sunah. 

Menurut dia menjaga kesehatan dan diri merupakan suatu yang wajib, sementara ibadah Salat Idul Adha sifatnya sunnah. Masjid Istiqlal, kata dia, harus menjadi model untuk seluruh masjid di Indonesia. 

"Jangan sampai kita ibadah sunnah tapi mengabaikan yang wajib. Jadi kita mengedepankan penolakan bahaya ketimbang mengejar manfaat," ujarnya. 

Tidak hanya meniadakan pelaksanaan Salat Idul Adha, kata dia, pengurus Istiqlal juga tidak akan menggelar takbir di masjid untuk umum seperti yang biasa rutin dilakukan. Takbir akan digelar dan disiarkan melalui platform Istiqlal TV. 

Nantinya, takbir yang disiarkan secara langsung itu akan terkoneksi dengan masjid-masjid ikon ibu kota di seluruh dunia. 

"Kita akan melakukan takbiran di masjid, cuma kita akan siarkan di TV Istiqlal yang di link dengan seluruh masjid ibu kota di seluruh dunia," demikian  Nasaruddin Umar.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli