Netral English Netral Mandarin
21:59 wib
Para tenaga medis yang kelelahan diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta. Sebab, pada saat yang sama angka penambahan kasus terus meningkat. Keputusan untuk melanjutkan atau tidak operasi gabungan  pencarian dan evakuasi korban serta puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 oleh tim Badan SAR Nasional (Basarnas) bakal diputuskan Senin (18/1).
Pembuat Video Pengancaman Mahfud MD Ditetapkan Sebagai Tersangka

Senin, 14-December-2020 20:10

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko
Foto : Istimewa
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko
11

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan seorang tersangka pembuat video yang berisi pengancaman terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mohammad Mahfud Mahmodin.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya, Senin (14/12/2020), mengatakan bahwa polisi sebelumnya menetapkan empat orang tersangka, yakni pria berinisial MN, AH, MS, dan SH asal Pasuruan.

"Ditreskrimsus Polda Jatim telah menetapkan pelaku utama yang membuat konten video dengan kalimat pengancaman, SARA, dan ujaran kebencian kepada Bapak Mahfud Md. atas nama LM (40) alamat Desa Karangpenang, Kacamatan Karangpenang, kabupaten Sampang sebagai tersangka," ujarnya.
 



Setelah menetapkan LM sebagai tersangka, kata Truno, Polda Jatim juga sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap yang bersangkutan.

"Kami meminta yang bersangkutan untuk bisa menyerahkan diri," ucap perwira menengah tersebut.

Dari keempat orang tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya, dua orang berinisial MN dan AH merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI), sementara dua orang tersangka lainnya hanya simpatisan.

"Untuk pelaku utama ini, masih kami dalami keterkaitan dengan FPI. Namun, pembuatan video ini didasari aksi solidaritas terhadap tersangka MRS yang kini ditangani Polda Metro Jaya," katanya.
 

Polda Jatim mengimbau kembali tersangka LM agar segera menyerahkan diri untuk mengikuti proses hukum.

"Kami sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan. Ini negara hukum, serahkan semua prosesnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku," tuturnya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli