Netral English Netral Mandarin
05:57wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Pemerintah Diminta Segera Tutup Pintu Bagi Negara Teridentifikasi Covid-19 Varian Baru B.1.1.529

Minggu, 28-November-2021 15:15

Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti
Foto : Istimewa
Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap merebaknya varian baru Covid-19 di Afrika Selatan (Afsel) yang dinamai Omicron atau B.1.1.529.

LaNyalla dengan tegas meminta pemerintah segera menutup pintu akses bagi negara-negara teridentifikasi.

"Pemerintah harus segera mengambil sikap. Jangan lengah, karena potensi penyebaran Covid-19 masih tinggi, apalagi virus ini terus bermutasi. Sebelum ada kata terlambat, ayo ambil tindakan," kata LaNyalla dalam keterangannya, Sabtu (27/11/2021).

Senator asal Jawa Timur itu mengingatkan pemerintah agar penanganan Covid-19 di Tanah Air tidak bermasalah.

"Jika terlambat sedikit saja dan tidak fokus dengan kondisi ini, nanti malah merusak apa yang sudah mulai kita bangun dalam kerangka recovery dari Pandemi," ujarnya.

"Indonesia saat ini dalam kondisi membaik. Pemerintah harus segera tutup pintu untuk negara-negara yang sudah teridentifikasi," tegas LaNyalla.

Sebelumnya, sejumlah negara, seperti Malaysia, Singapura, Amerika, dan Arab Saudi, langsung tutup pintu untuk 7 negara Afrika yang diduga teridentifikasi varian B.1.1.529.

Ketujuh negara tersebut adalah Afsel, Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namibia dan Zimbabwe.Penemuan varian Afsel B11529 diumumkan Kamis (24/11/2021). Meski masih diteliti, varian B11529 diduga kuat menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Afsel.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi