Netral English Netral Mandarin
00:40wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Pemerintah Gelar Razia Jasa Cetak Kartu Vaksin

Selasa, 17-Agustus-2021 08:15

Kartu Vaksin Covid-19
Foto : Istimewa
Kartu Vaksin Covid-19
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Guna mencegah kebocoran data pribadi masyarakat yang telah melakukan vaksinasi Covid 19, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memblokir jasa cetak kartu vaksin COVID-19 di e-commerce atau lokapasar. 

Bekerja sama dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Kemendag merazia jasa ini.

"Masyarakat sebagai konsumen harus memperhatikan bahwa data pribadi merupakan milik pribadi yang penggunaannya harus didasarkan kepada persetujuan. Penyerahan tautan pesan singkat yang disampaikan oleh masyarakat yang diterima setelah dilakukan vaksinasi COVID-19 dapat dianggap sebagai persetujuan penggunaan data pribadi," kata Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Veri Anggrijono dalam keterangan tertulis dikutip kemarin.

Lebih lanjut Veri mengatakan, kebijakan tersebut sesuai dengan Pasal 58 Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

"Untuk mencetak kartu vaksin masyarakat akan diminta memberikan pesan singkat yang berisikan tautan untuk membuka sertifikat vaksinasi COVID-19. Sertifikat vaksinasi Covid-19 memuat data pribadi seperti nomor identitas dalam KTP atau informasi pribadi lainnya," ujarnya

"Oleh karena penyerahan tautan pesan singkat kepada pelaku usaha pencetak kartu sudah vaksin COVID-19 akan berisiko terhadap perlindungan data pribadi konsumen," sambung Veri.

Berdasarkan pengawasan yang dilakukan bersama iDEA, ditemukannya 83 tautan pedagang yang menawarkan jasa layanan cetak kartu/sertifikat vaksin dengan harga yang beragam.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP