Netral English Netral Mandarin
09:42 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Pemerintah Optimalkan Cold Supply Chain dalam Peningkatan Produk

Jumat, 18-December-2020 13:30

Ilustrasi produk laut.
Foto : Istimewa
Ilustrasi produk laut.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dalam rangka mencapai langkah strategis guna menciptakan keterpaduan antara sentra produksi kelautan dan perikanan dengan infrastruktur konektivitas yang menghubungkan titik-titik vital khususnya di wilayah Timur Indonesia, Kemenko Maitim dan Investasi melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Sistem Rantai Pasok Dingin (Cold Supply Chain) Produk Kelautan dan Perikanan (KP) Indonesia. Rakor ini dipimpin oleh Deputi Bidang Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Safri Burhanuddin. 

“Jadi kita baru saja mengadakan rakor mengenai Rantai Pasok Dingin (Cold Supply Chain). Dalam hal ini, bagaimana Produk kelautan dan perikanan (KP) termasuk dalam kategori perishable food di mana untuk mempertahankan kualitas dan mutu produk tersebut dari mulai ditangkap/panen dibutuhkan penyimpanan pada suhu 0°C dan untuk penyimpanan lebih lama dengan pembekuan dibutuhkan suhu yang lebih dingin lagi. Nah sistem rantai pasok dingin ini selanjutnya adalah sistem supply di mana prosesnya bertujuan untuk menjaga suhu agar tetap terjaga selama proses pengumpulan, pengolahan, dan distribusi hingga ke konsumen,” kata Deputi Kemenko Maritim dan Investasi, Safri di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Selanjutnya, Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Daya Saing Kemenko Marves Dedy Miharja menjelaskan adapun dalam rakor ini menghasilkan suatu keputusan antara lain memperkuat pelaksanaan RPJMN 2020-2024 sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 18 Tahun 2020.



“Pelaksanaan RPJMN 2020-2024 diperkuat dengan penyusunan 41 Major Project 2020-2024 untuk memperkuat fokus dan pengendalian program (delivery mechanism) dengan major project memuat proyek-proyek strategis yang terintegrasi dengan melibatkan K/L,” ujar Asdep Dedy.

Selain itu, mengenai perbaikan sistem pasok rantai dingin pada sisi hilir perikanan, lanjut Asdep Dedy, mempunyai peranan penting dalam perbaikan pengelolaan hulu-hilir perikanan di Indonesia serta sistem pasok rantai dingin berperan penting untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi kerugian produk perikanan Indonesia serta perlunya dukungan lintas sektor dan sinergi antara pemerintah swasta dan masyarakat di dalam pengembangannya.

“Kunci daya saing logistik rantai pendingin adalah stabilitas pasokan harga, pemenuhan kapasitas angkut, kelancaran, akurasi, efisiensi, kecepatan, daya saing dan efisiensi itu sendiri,” jelasnya.

“Intinya pertemuan ini dimaksudkan untuk mengindentifikasi kendala sesungguhnya yang ada di lapangan, dan menentukan prioritas dan langkah solusi terbaik dengan melibatkan semua K/L yang terkait,” pungkas Asdep Dedy.

Adapun rakor ini dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi lainnya seperti Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT), Staf Ahli Bidang Manajemen Konektivitas Kemenko Marves, Kepala Dinas KP Provinsi Bali, Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya (Kemenko Marves), Asisten Deputi Hilirisasi Produk KP (Kemenko Marves), Direktur Pengembangan Ekonomi Lokal (Kemendes), Direktorat Jenderal Bina Pembanguan Daerah (Kemendagri), Ditjen EBTKE (ESDM), Direktorat Pelabuhan Perikanan (KKP), PT. PELNI, PT. Perinus, PT, Perindo, PT. Garuda Indonesia, Pelindo III, Pelindo IV, ATLI, KSOP Benoa dan Kepala Bidang Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali.
 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP