Netral English Netral Mandarin
09:22wib
Pemerintah akan mengubah tata laksana penggunaan obat untuk para pasien Covid-19 guna mengantisipasi virus corona varian Delta berdasarkan usulan lima organisasi profesi kedokteran. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah kabupaten/kota tertentu mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.
Pemerintah Pastikan Kelompok Usia di Atas 18 Tahun Akan Menerima Vaksin

Kamis, 10-Juni-2021 08:37

Ilustrasi vaksin
Foto : Istimewa
Ilustrasi vaksin
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Pemerintah terus upayakan cakupan vaksinasi sebesar 70% seluruh Indonesia dapat tercapai. Percepatan vaksinasi terus dilakukan pada kelompok-kelompok prioritas berisiko terpapar COVID-19.

 Selain itu, kelompok masyarakat yang menjadi target vaksinasi, salah satunya ialah masyarakat dalam kelompok usia diatas 18 tahun juga akan diberikan vaksin.

"Tentunya usia diatas 18 tahun adalah salah satu kelompok masyarakat yang menjadi target pemerintah dan pasti akan kita vaksinasi sesuai prioritas kelompok-kelompok tersebut," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Rabu (9/6/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pemerintah sudah mempersiapkan jadwal terkait ketersediaan vaksin yang ada. Sesuai tahapannya, ada beberapa kelompok risiko yang sudah dilakukan vaksinasi seperti warga lanjut usia (lansia) dan pra lansia serta populasi kunci pembangunan nasional seperti guru. Dari data per 8 Juni 2021, masyarakat yang telah menerima vaksin COVID-19 sudah mencapai 40,3 juta orang. Terdiri dari SDM kesehatan, dan petugas pelayanan publik.

Pemerintah pusat juga terus mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan peningkatan jumlah masyarakat yang menerima vaksin. "Sehingga semakin banyak yang terlindungi, sekaligus meminimalisasi penularan yang terjadi di masyarakat," pungkas Wiku.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani