Netral English Netral Mandarin
01:03wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Pemerintah Turunkan Tarif Tes Rapid Antigen dari Rp250.000 Jadi Rp99.000

Kamis, 02-September-2021 21:40

Direktur Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir
Foto : Antara
Direktur Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menurunkan harga pemeriksaan Rapid Diagnostic Test Antigen (RDT-Ag).

Kemenkes menetapkan standar harga terbaru RDT-Ag dari Rp. 250.000 menjadi Rp. 99.000 untuk Pulau Jawa dan Bali serta Rp. 109.000 untuk luar Jawa-Bali.

''Dari hasil evaluasi, kami sepakati bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan RDT-Ag diturunkan menjadi Rp. 99.000 untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp. 109.000 untuk luar pulau Jawa dan Bali,'' Kata Direktur Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam keterangan pers secara virtual pada Rabu (1/9/2021).

Abdul Kadir menekankan bahwa penetapan harga terbaru ini berlaku bagi seluruh fasyankes yang memberikan pelayanan pemeriksaan RDT-Ag.

Karenanya, kepada Dinas kesehatan provinsi dan dinas kesehatan kabupaten/kota harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan PCR.

''Kami minta agar semua Fasilitas Pelayanan Kesehatan berupa Rumah Sakit, Laboratorium dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemeriksa lainnya dapat mematuhi Batasan tarif tertinggi RDT-Ag tersebut,'' tegas Kadir.

Dengan berlakunya harga baru ini, Pemerintah akan mengevaluasi batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR dan RDT-Ag serta akan meninjau ulang secara berkala sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan BPKP, Faisal, menjabarkan bahwa evaluasi harga acuan tertinggi RDT Antigen oleh BPKP dilakukan sesuai surat permohonan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Nomor JP.02.03/I/2841/2021 tentang Permohonan Evaluasi Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR dan RDT-Ag.

Adapun penetapan batasan tarif tertinggi ini berdasarkan hasil evaluasi pemerintah dengan mempertimbangkan komponen jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, Overhead dan komponen biaya lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini.

Untuk sumber data terkait kewajaran harga, diperoleh antara lain dari hasil audit BPKP, E-Katalog, dan harga pasar saat ini.

''Hasil evaluasi tersebut telah disampaikan kepada Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, untuk dapat menjadi pertimbangan bagi Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan dalam menetapkan langkah kebijakan lebih lanjut,'' ujar Faisal.

Dari hasil evaluasi bersama inilah, Kementerian Kesehatan melakukan penyesuaian harga yang diatur dalam Surat Edaran Nomor HK 02.02/I/3065/2021 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Diagnostic Antigen (RDT-Ag) yang ditandatangani Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan pada tanggal 1 September 2021.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli