Netral English Netral Mandarin
02:32wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Pemprov DKI Tambah 890 Satuan Pendidikan, Total Sekolah Gelar PTM jadi 1.500

Selasa, 14-September-2021 22:30

PTM di Jakarta digelar terbatas
Foto : Istimewa
PTM di Jakarta digelar terbatas
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta akan menambahkan 890 satuan pendidikan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Saat ini, sudah ada 610 sekolah yang menggelar PTM terbatas, sehingga bila ditotal akan ada 1.500 sekolah.

“Jadi memang prediksi tanggal 27 September itu akan ada penambahan 890 sekolah, sehingga total genapnya dengan yang sekarang itu ada 1.500 sekolah,” kata Kepala Sub Bagian Humas Kerja Sama Antar Lembaga pada Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja pada Selasa (14/9/2021).

Taga mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan asesmen terhadap sekolah yang akan menjalani PTM. Meski ditargetkan ada 1.500 sekolah yang PTM pada 27 September mendatang, namun jumlah itu dinilai dinamis. 

Artinya, sewaktu-waktu dapat berubah tergantung pada hasil pelatihan sekolah saat menjalani asesmen dari Disdik DKI Jakarta. “Tapi kan kami belum tahu karena mengenai pelatihan bisa saja berubah. Jadi, artinya menurut saya penetapan 1.500 sekolah itu setelah mengikuti pelatihan-pelatihan yang ditetapkan Disdik,” ujar Taga.

Seperti diketahui, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Ibu Kota bakal digelar secara bertahap. Kini ada 610 sekolah dari jenjang PAUD sampai SMA/SMK yang mengikuti PTM di sekolah dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Nanti September mudah-mudahan bisa 1.500 sekolah lagi, jadi nanti Januari 2022 semua sekolah bisa mengikuti (PTM),” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Senin (30/8/2021).

Ariza mengatakan, sejauh ini pelaksanaan PTM di 610 sekolah berjalan baik. Pemerintah DKI belum mendapat laporan adanya pelanggaran prokes pencegahan Covid-19 selama PTM berlangsung di sekolah.

“Ada 610 sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA yang ikut dengan ketentuan dan diatur mulai dari jam 07.00 sampai 11.00. Tentu dengan melaksanakan prokes dan kapasitas 50 persen, mudah-mudahan anak-anak kita bisa mengikuti pendidikan dengan baik,” ujar Ariza. 

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani