Netral English Netral Mandarin
06:03 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Citra Marga Nusaphala Targetkan Pendapatan 2021 Naik Jadi Rp3,24 Triliun

Rabu, 16-December-2020 01:05

Jalan tol yang dikelola CMNP Group.
Foto : CMNP
Jalan tol yang dikelola CMNP Group.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menargetkan total pendapatan usaha di sepanjang 2021 sebesar Rp3,24 triliun atau lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi pendapatan usaha pada 2020 yang senilai Rp2,26 triliun.

"Proyeksi pendapatan kami di 2021 sebesar Rp3,24 triliun. Memang pendapatan hingga akhir 2020 diperkirakan turun menjadi Rp2,26 triliun dari 2019 yang mencapai Rp3,53 triliun. Penurunan ini akibat kondisi Covid-19, terkait pengerjaan konstruksi," kata Direktur CMNP, Hasyim dalam acara paparan publik di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Menurut Hasyim, perkiraan beban usaha di sepanjang 2021 sebesar Rp2,24 triliun atau lebih besar dibanding proyeksi beban usaha di 2020 yang senilai Rp1,5 triliun.



"Kami akan menyesuaikan jumlah beban dengan kondisi Covid-19. Semua aktivitas operasional akan menerapkan prinsip efisiensi," katanya.

Sehingga, kata dia, laba bersih perseroan pada tahun depan diperkirakan sebesar Rp485 miliar atau lebih tinggi dari proyeksi laba bersih di 2020 yang sebesar Rp264 miliar.

"Proyeksi laba bersih kami di 2020 menurun dari 2019 yang sebesar Rp690 miliar. Tetapi, kami beruntung masih mencatatkan laba positif, padahal banyak perusahaan yang merugi di saat pandemi," jelasnya.

Hasyim menyampaikan, CMNP optimistis pada tahun depan kondisi perekonomian kembali membaik, seiring dengan kecenderungan normalnya aktivitas masyarakat yang tercermin dari proyeksi lalu lintas harian rata-rata (LHR).

Terkait trafik untuk pada tahun 2021 di ruas tol dalam kota (JIUT) diprediksi sebanyak 408.800 kendaraan, untuk Tol Waru-Juanda sebanyak 41.449 kendaraan, Tol Soroja sebanyak 35.030 kendaraan, dan Tol Desari capai 55.618 kendaraan.

"Dua bulan terakhir di tahun ini LHR Soroja mencapai 34 ribuan kendaraaan dan Desari sebanyak 50 ribuan," imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan, pada 2021 perseroan mengalokasikan dana belanja modal (capex) mencapai Rp5 triliun untuk pengerjaan di Tol Cisumdawu, Desari dan HBR II Elevated. Dana investasi sebesar itu akan diperoleh dari hasil PUT II sebesar Rp1,39 triliun, serta kombinasi dari pinjaman bank dan penerbitan obligasi yang masih dikaji.
 

Reporter :
Editor : Irawan HP