Netral English Netral Mandarin
10:45wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Pendeta Saifuddin Ungkap Biang Kerok M Kece Nista Agama adalah UAS, Mustofa: Kode UAS Bakal Kena Masalah

Selasa, 21-September-2021 17:05

Ustaz Abdul Somad dan Muhammad Kece
Foto : Istimewa
Ustaz Abdul Somad dan Muhammad Kece
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menanggapi pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim yang menyebut sumber masalah dalam kasus Muhammad Kece adalah Ustaz Abdul Somad (UAS).

“Kode Ustadz Abdul Somad bakal kena masalah,” cuit Mustofa Nahrawardaya, Selasa 21 September 2021.

Sementara sebelumnya, Pendeta Saifuddin Ibrahim mengomentari surat terbuka Irjen Napoleon Bonaparte yang berisi pengakuan dan alasan dirinya menganiaya Muhammad Kece di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.

Pada surat itu, Irjen Napoleon menyatakan sebagai seorang muslim tidak terima agamanya dihina oleh Muhammad Kece.

"Kalau dia mengatakan saya boleh disakiti, tetapi jangan nabi saya dan agama saya dan jangan Allah saya yang dihina. Ini sangat merusak citra NKRI yang mau kita bangun sebagai negara yang saling mengasihi dan mencintai," kata Saifuddin seperti dinukil JPNN.com, Senin (20/9).

Saifuddin yang merupakan kerabat Muhammad Kece itu juga mempersoalkan penangkapan YouTuber kontroversial itu atas kasus penistaan agama.

Dia lantas meminta keadilan agar polisi juga menangkap Ustaz Abdul Somad yang dia klaim lebih dahulu menghina agama Kristen.

"Kalau menangkap Muhammad Kace tangkap dulu penista agama Kristen. Karena sumber semua ini dari Abdul Somad yang menghina Kekristenan lebih dulu. Itu namanya adil," ujar Saifuddin.

Pendeta Saifuddin juga menyayangkan tindakan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu. Sebab, Napoleon sendiri sama-sama berada dalam tahanan.

"Dia (Napoleon, red) sudah ada di tahanan Polri. Dia enggak berhak dong untuk menyiksa siapa pun, dia harus tunduk pada hukum, dia harus taat pada hukum. Itu namanya jenderal mental kopral," tutur Pendeta Saifuddin.

Sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte telah dilaporkan Muhammad Kece ke Bareskrim Polri atas tindakan penganiayaan.

Napoleon pun buka suara terkait tindakan yang dilakukannya itu.

Hal ini dia sampaikan melalui surat terbuka yang dibuatnya sendiri dan dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Gunawan Raka.

Dalam surat terbukanya, Irjen Napoleon menjelaskan motif utamanya melakukan penganiayaan terhadap Muhammad Kece

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli