Netral English Netral Mandarin
21:41wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Penemu Vaksin Astrazeneca: Covid-19 Akan Seperti Flu Biasa

Rabu, 29-September-2021 04:30

Vaksin Astrazeneca.
Foto : Voa
Vaksin Astrazeneca.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Profesor Dame Sarah Gilbert, pencipta vaksin Oxford, Astrazeneca mengungkapkan Covid-19 tidak mungkin bermutasi menjadi varian yang jauh lebih mamatikan. Dia bahkan yakin pada akhirnya Covid-19 hanya akan menyebabkan flu biasa.

 Hal itu diungkapkan Sarah Gilbert dalam webinar Royal Society of Medicine. “Kita sudah hidup dengan empat virus corona manusia yang berbeda, akhirnya Sars-CoV-2 akan menjadi salah satunya,” katanya.

Saat ini, ujar Sarah Gilbert, adalah soal waktu berapa lama yang dibutuhkan hingga Covid-19 bisa seperti flu biasa. "Dan langkah-langkah apa yang harus kita ambil untuk mengelolanya sementara itu," ujar Gilbert.

Dia mengungkapkan sedang berjuang mendapatkan dana untuk membantu mencegah pandemi di masa depan. Dana itu akan digunakan untuk mendanai vaksin penyakit menular lainnya.

Saat ini Gilbert sedang meneliti vaksin untuk virus Nipah, virus demam lassa, dan virus corona Mers. "Ini adalah tiga hal yang sedang saya kerjakan dan masih berusaha mengumpulkan dana," katanya.

Dia adalah orang di balik penciptaan vaksin AstraZeneca yang kini menjadi satu diantara vaksin yang dijadikan peluru untuk membasmi virus corona yang mewabah diseantero penjuru dunia.

Sarah Gilbert dengan suka rela melepas hak paten dalam proses produksi vaksin AstraZeneca. Itu artinya, publik bisa memperoleh harga vaksin yang bisa lebih murah. 

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian