Netral English Netral Mandarin
13:37 wib
Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1). Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021.
Pengacara FPI Doakan Pemblokir Rekening Kena Azab, EK: Dari Cara Nyumpahinnya, Cocok Gantiin Imam Besar

Selasa, 12-January-2021 15:40

Pegiat Medoa Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Medoa Sosial Eko Kuntadhi
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi ikut berkomentar mengenai pemblokiran rekening yang dilakukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap tokoh-tokoh sentral yang terkait organisasi Front Pembela Islam. Seperti diketahui, beberapa rekening milik Munarman juga milik anak Habib Rizieq Shihab diblokir oleh PPATK.

Namun, pengacara FPI, Aziz Yanuar malah memilih mendoakan pihak yang memblokir rekening tersebut agar segera bertaubat. Menurut Eko, hal ini tidak sesuai dengan perannya sebagai pengacara yang harusnya berargumen memakai logika hukum.

“Hahahahaha pengacara Rizieq bukannya berargumen pakai logika hukum, eh malah nyumpahin orang.



Dari cara nyumpahinnya sih, udah cocok gantiin imam besar,” tulis Eko di akun Twitternya, Selasa (12/1/2021).

Sebelumnya, Pengacara Aziz Yanuar mengingatkan akan ada azab terhadap pihak yang menurutnya telah melakukan kezaliman tersebut, dalam hal ini pemblokiran rekening.

"Kami doakan para pelaku kezaliman, pendukung dan pembiarnya supaya segera bertaubat atau segera diazab Allah dunia-akhirat," kata Aziz kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

Tujuh rekening bank milik anak Habib Rizieq dikabarkan telah diblokir atau dibekukan. Hal itu terjadi tak lama setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terlebih dahulu memblokir rekening bank milik organisasi Front Pembela Islam (FPI).

Aziz selaku mantan Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI menyebut tujuh rekening bank milik anak Habib Rizieq diblokir sejak Rabu (6/1) pekan kemarin.

"Infonya (diblokir) sejak Rabu pekan kemarin," ungkap Aziz.

Beberapa rekening bank milik anak Habib Rizieq yang diblokir itu di antaranya; rekening Bank Mandiri, BNI Syariah, Bank Muamalat dan Bank Mandiri Syariah. Hanya saja, Aziz enggan menyebut siapa nama anak Habib Rizieq selaku pemilik rekening bank tersebut.

"Saya enggak hafal namanya," kata dia.

PPATK sebelumnya telah lebih dahulu memblokir atau melakukan penghentian sementara transaksi dan aktivitas terhadap 59 rekening milik FPI.

PPATK berdalih bahwasannya hal itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan dan informasi transaksi keuangan yang berindikasi tindak pidana pencucian uang dan/atau tindak pidana lain.

Kewenangan pemblokiran terhadap 59 rekening bank milik FPI itu menurut PPATK berdasar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

"(PPATK) telah melakukan penghentian sementara transaksi dan aktivitas rekening Front Pembela Islam (FPI) berikut afiliasinya," demikian dalam keterangan resmi PPATK yang dikutip netralnews, Rabu (6/1) lalu.

"PPATK juga telah melakukan penghentian sementara seluruh aktivitas transaksi keuangan dari FPI, termasuk penghentian sementara seluruh aktivitas transaksi individu yang terafiliasi dengan FPI," katanya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati