Netral English Netral Mandarin
03:01wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Pengamat: Puan Maharani Panik, Ganjar Pranowo Dijegal Maju Pilpres 2024

Senin, 24-Mei-2021 15:12

Pengamat politik Jerry Massie m
Foto : Istimewa
Pengamat politik Jerry Massie m
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Jerry Massie menilai, tidak diundangnya kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo di acara PDIP se-Jateng yang dihadiri Ketua DPP Puan Maharani, merupakan bentuk kepanikan.

Menurutnya, kubu Puan Maharani panik karena elektabilitas dan popularitas Ganjar unggul jauh dari Puan dalam berbagai hasil survei terkait Pilpres 2024.

"Saya nilai ini kepanikan Puan Maharani kepada Ganjar Pranowo. Ini lantaran setiap kali survei nama Ganjar di atas kertas, baik elektabilitas dan popularitas nama Ganjar masih unggul jauh. Sedangkan Puan terseok-seok," kata Jerry kepada netralnews.com, Senin (24/5/2021).

Karenanya, lanjut Jerry, saat ini kubu Puan berusaha menjegal Ganjar maju di Pilpres 2024. Salah satu contoh adalah acara Puan dan PDIP Jateng yang tidak mengundang Ganjar.

"Jadi ini upaya menjegal Ganjar maju Pilpres 2024," ujar Direktur Political and Publik Policy Studies (P3S) itu.

Sebelumnya diberitakan, Ganjar Pranowo tidak hadir dalam acara penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024 yang digelar di Kantor DPD PDIP Jateng, di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Padahal, acara yang diisi pengarahan partai oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani ini dihadiri seluruh kader dari struktural, legislatif dan eksekutif.

Berdasarkan susunan acara yang beredar di kalangan media, jika undangan kegiatan pengarahan oleh Puan ditujukan kepada kepala daerah dan wakil kader se-Jawa Tengah kecuali gubernur.  Khusus tulisan "kecuali gubernur" diberi tanda kurung.

Terkait hal itu, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu sekaligus Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto,  membeberkan alasan tidak mengundang Ganjar Pranowo.

"Tidak diundang! (Ganjar Pranowo) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, ojo keminter (kalau kamu pintar, jangan bersikap sok pintar)," kata Bambang Wuryanto melalui siaran pers, Minggu (23/5/2021), dilansir dari Antara. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati